Ruang KOSONG DI RUMAH, HASILKAN UANG


Untuk menambah penghasilan keluarga tidak perlu meninggalkan pekerjaan yang telah digeluti. Di sekitar lingkungan rumah kita, bilamana masih tersisa ruang kosong dapat dimanfaatkan untuk menambah “uang garam” dengan modal yang sangat sedikit.

Booming tanaman hias yang melanda antero negeri dapat menjadi inspirasi untuk menjadi enterpreuner meski berskala kecil, dan tidak harus dengan tanaman/bunga yang mahal harganya. Saat ini bunga yang dulunya hanya dapat ditemukan di kuburan, telah menjadi bagian dari primadonan pemburu tanaman hias, semisal bunga puring.

Sebagai ilustrasi, jika kita memiliki ruang kosong yang ada luar rumah (samping, belakang, depan atau teras) bahkan di dalam rumah dengan luas minimal 3 m2 dan 4 m2 (0,5 m2 x 8 tempat) kita dapat menghasilkan uang sedikitnya Rp. 50.000,00 (lima puluh ribu rupiah) setiap minggu.

Teknisnya sebagai berikut:

PERTAMA, untuk lahan 3 m2, buat rak dari bambu dengan bersusun (dapat dibuat 4 tingkat), yang akan digunakan sebagai tempat budidaya tanaman/bunga hias dengan media tanam pollybag. Sedangkan tanamannya berukuran kecil dan sedang.

KEDUA, untuk lahan/ruang 4 m2 (0,5 m2 x 8 tempat), digunakan sebagai tempat tanaman/bunga hias dengan ukuran yang cukup besar/tinggi. Langkah selanjutnya adalah cari tanaman yang mudah dan murah (ato bisa minta ke teman/tetangga untuk ditanam, asal jangan mencuri, karena hasil yang akan kita dapat haram hukumnya).

Usahakan memperoleh tanaman yang berukuran besar, tujuannya adalah dapat dibudidayakan dengan sistem mencangkok, dan hasil cangkokan ditanam di pollybag kecil. Untuk pollybag kecil dengan luas 3 m2 dapat menampung ± 300 buah. Dari jumlah sekian itu usahakan terdiri dari minimal 10 jenis tanaman hias, baik bunga, sejenis rumput, dll). Harga jual minimal per pollybag antara Rp. 1.500 – Rp. 10.000, jika diambil harga jual rata-rata adalah Rp. 2.500 dan berhasil menjual minimal 20 pollybag perminggu, Anda dapat menghitung hasilnya.

“Kerja sambilan” ini dapat dilakukan anak-anak dengan bimbingan orang tua bahkan dapat dilakukan secara mandiri. Ibarat pepatah sambil menyelam minum air, sambil mendidik anak belajar mandiri dengan berusaha dapat mengurangi beban uang saku dari ortu.

GOOD LUCK !

sumber: http://id.shvoong.com/business-management

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s