Tren Franchise 2010


By Tri Raharjo

2010, franchise di Indonesia diyakini akan lebih bergairah dan mengalami pertumbuhan. Bahkan franchise akan lebih “dibidik” calon pengusaha pemula.

Tahun 2010 agaknya momen yang bakal menjadi peluang besar bagi para franchisor di Indonesia. Pasalnya pameran franchise di penghujung tahun pada pada November silam mendapat sambutan yang meriah. Terbukti meningkatnya jumlah pengunjung pameran yang ingin berbisnis dengan system franchise. Perkembangan positif ini tentu semakin membakar optimisme banyak pelaku di industri ini pada tahun 2010.

Tidak hanya itu, tren kewirausahaan juga dirasakan mengalami lonjakan. Hal ini tampak makin bertumbuhnya pelatihan entrepreneur bagi para purna karya, entrepreneur pemula maupun mahasiswa. Bahkan diberbagai kampus sudah banyak dibangun entrepreneur center. Ini menunjukan bahwa tren ini akan semakin memberikan angin segar bagi industri franchise. Terlebih franchise dijadikan sebagai salah satu bahan dalam pembekalan entrepreneurship.

Jika Anda calon pengusaha pemula, waralaba menjadi pilihan bisnis yang menarik di tahun 2010. Pasalnya, Anda tidak memulai bisnis dari NOL lagi. Melalui pola franchise, setidaknya Anda mengantongi berbagai keuunggalan: baik dari sisi brand, system, support, sharing experience, promosi nasional dan lainnya. Dengan berbagai keuunggulan diatas tentunya, tingkat resiko kegagalan dalam membangun bisnis dapat ditekan.

Bagi Anda franchisor, 2010 saya melihat para calon franchisee akan makin selektif, jeli dan bahkan kritis terhadap bisnis yang akan dipilihnya. Terlebih “ledakan” informasi mengenai bisnis franchise semakin terasa dan mudah diakses dimana-mana. Baik lewat majalah, pameran franchise, internet, TV, blog, surat kabar, radio, media sosial seperti facebook, youtobe, twitter, dll.

Tentu kemudahan akses informasi ini akan berdampak baik bagi franchisor pasalnya calon franchisee akan semakin paham berbisnis dengan pola franchise. Kedua mereka akan mendapat beragam informasi yang mereka butuhkan dengan mudah dan cepat.

Namun yang perlu menjadi catatan franchisor pada 2010, bahwa franchisee akan lebih terbuka dan kritis mengungkapkan kekecewaan di depan publik. Terbukti ketika saya mengisi sebuah seminar entrepreneurship baru baru ini ada 3 orang franchisee yang tidak segan-segan menyebut merek franchise yang membuat mereka kecewa.

Tentu saja efek dari word of mouth seperti hal tersebut diatas akan terus bergerilya kema-mana. Sebab itu dibutuhkan kepiawaian seorang franchisor untuk mengelola franchiseenya dengan baik sesuai dengan hak dan kewajibannya.
Luar Jawa Makin Potensial.

Memasuki tahun 2010, ditengarai penetrasi bisnis franchsie di luar Jawa akan semakin cepat. Pasalnya berbagai EO pameran franchise juga mulai membuat perencanan pameran baik di Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan. Tentu dengan adanya pameran franchise di berbagai kota ini akan semakin meningkatkan penetrasi bisnis franchise ke berbagai daerah di luar pulau jawa. Tidak hanya itu saja, dengan makin banyaknya edukasi terhadap bisnis franchise diyakini 2010 juga akan diwarnai makin menjamurnya merek-merek baru di bisnis ini.

//

Lalu bisnis franchise apa yang akan menjadi pilihan para franchisee di 2010. Adapun waralaba yang diprediksi bakal di-pinang calon franchisee antara lain:

1.    Franchise yang bisa membuat sukses franchisee.
Calon franchisee akan lebih pandai dalam memilih bisnis franchise. Oleh karena itu mereka (calon franchisee) akan melakukan investigasi terhadap outlet yang berjalan. Apakah menguntungkan atau tidak. Franchise-franchise yang terbukti mampu memberikan keuntungan bagi franchisee akan menjadi bidikan calon franchisee lain. Franchise yang akan ditingalkan adalah bisnis franchise yang banyak mengalami penutupan gerai dan mengecewakan franchisee.

2.    Waralaba “Franchisor Operator”.
Banyak orang yang ingin memiliki bisnis franchise namun tidak memiliki waktu dan mereka tidak mau melepas pekerjaannya sebelum bisnisnya berjalan dengan baik. Banyak sekali peminat di kategori ini waralaba yang menggunakan pola franchisor operator juga akan dibidik para calon franchisee.

3. Waralaba baru yang memiliki prospek baik.
Munculnya waralaba-waralaba baru prospektif selalu ditunggu oleh para investor di bisnis franchise, bahkan mereka melihat market yang belum jenuh menjadikan daya tarik tersendiri. Tentu bagi pendatang baru harus membuktikan bahwa bisnisnya sudah proven dan layak franchise. Tentu bagi calon franchisee harus ekstra hati hati dalam memilih franchise baru ini.

4.    Low Invesment yang Sustainable.
Waralaba / business opportunity yang relatih rendah nilai investasi masih menjadi bidikan calon franchisee. namun yang perlu dicatat jangan memilih bisnis dengan produk yang musiman. Jangan sampai bisnis Anda hanya bertahan dalam hitungan bulan, pilihlah bisnis yang memiliki tingkat lifecycle produk yang panjang.
Keempat aspek diatas akan mempengaruhi perkembangan waralaba di Indonesia pada 2010. Selamat Berbisnis!

Salam Franchise,
Tri Raharjo, Pemimpin Redaksi
Majalah Info Franchise
www.majalahfranchise.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s