Pengusaha Kerajinan UKM Incar Pasar Dubai


JAKARTA. Pengusaha skala kecil dan menengah (UKM) kerajinan mulai membidik pasar Timur Tengah, antara lain Dubai. Pembeli asing meminati produk kerajinan Indonesia, seperti pernak-pernik batuan alam, timah, tenunan karpet, tas rotan, dan pajangan baju tradisional.

Bukti bahwa pasar Dubai berminat pada produk kerajinan Indonesia adalah pemesanan aneka produk kerajinan pada perajin meningkat. “Biasanya, mereka datang ke sini untuk membeli produk kami seperti tas berbahan baku rotan, karpet tenun, dan hiasan baju tradisional,” kata Pemilik Datie Handicraft, Kirono Arundhatie.

Agar pasar di Dubai makin luas, Kirono berencana mengikuti rombongan Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) dan sejumlah perajin lainnya yang akan menggelar pameran kerajinan di Dubai, awal April ini. “Kami hanya berharap pemerintah memfasilitasi kami agar bisa ikut dalam tiap pameran, khususnya di Dubai. Sebab, saya dengar, produk kerajinan Indonesia sangat diminati konsumen Dubai,” ulasnya.

Produk kerajinan Kirono memang terbilang berkelas. Ia mematok harga karpet tenun sebesar Rp 4,5 juta, tas berbahan baku rotan Rp 850.000, dan pajangan baju tradisional Rp 2,7 juta. Harga itu terbilang wajar mengingat proses pembuatannya memakan waktu berminggu-minggu. Saat ini, Kirono mengaku menangguk omzet hingga puluhan juta rupiah per bulan.

Srie Agustina, Kepala PusatDagang Kecil Menengah (PDKM) Departemen Perdagangan mengungkapkan, saat ini, pemerintah sedang membina 51 UKM yang produknya berorientasi ekspor, khususnya di industri batik, panganan, dan cokelat.

Nantinya, Pemerintah akan mendorong para perajin UKM tersebut melakukan ekspor ke Dubai, bersamaan dengan rencana Pemerintah melakukan misi dagang ke Timur Tengah. “Kami membina supaya produk UKM kita terbukti original. Khusus produk panganan mesti bersertifikasi halal, terjaga keamanannya supaya bisa masuk ke pasar Dubai,” urai Srie.

Sekretaris Kepala Pusat Badan Pengembangan ekspor Nasional (BPEN) Dede Hidayat mengatakan, selama ini, potensi UKM memasarkan produknya ke Dubai cukup besar. Untuk itu, pemerintah sudah memilih beberapa UKM unggulan untuk ikut dalam misi dagang ke Timur Tengah. “Ketika pameran tahun lalu di Dubai, ada yang memesan ke UKM kerajinan Indonesia senilai US$ 8 juta. Mudah-mudahan, tahun ini, lebih banyak pembeli asing yang memesan. Saya kira konsumen Amerika Latin dan Timur Tengah sedang menyukai produk UKM kita,” ujarnya.

sumber: http://www.kontan.co.id/index.php/Bisnis/news/11044/Pengusaha_Kerajinan_UKM_Incar_Pasar_Dubai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s