Category Archives: Berita

Tips Sukses Bisnis Bengkel Cat Mobil

Bagi para penggila otomotif, penampilan body mobil menjadi salah satu hal yang sangat diperhatikan. Karena bagian body mobil inilah yang pertama kali dapat dilihat oleh orang lain. Hal ini membuat para pemilik mobil saling berlomba memoles mobil yang dimilikinya. Agar selalu terlihat baru dan menawan, cara yang sering digunakan yaitu dengan mengecat ulang mobil yang dimilikinya. Cat ulang mobil memang  merupakan  peluang usaha tersendiri dibidang otomotif yang tak pernah mati gaya.  Beberapa Informasi yang perlu kita perhatikan dalam menjalankan usaha ini, antara lain:

Konsumen

Konsumen bisnis bengkel cat mobil tentunya mereka-mereka yang memiliki mobil sebagai kendaraan pribadinya atau sebagai unit usahanya (jasa transportasi). Keinginan untuk selalu memperbaharui penampilan kendaraan merupakan prospek pasar bisnis ini. Banyaknya resiko kecelakaan yang menyebabkan kerusakan pada body mobil, juga memberikan peluang pasar yang cukup besar untuk meningkatkan jumlah konsumen pada bisnis bengkel cat mobil ini.

Kunci Sukses

Jasa bengkel cat mobil memiliki tarif harga yang lebih mahal dari bengkel mobil pada umumnya. Biasanya untuk jasa pengecatan, tarif yang ditawarkan minimal Rp 2.500.000,00 untuk satu mobil. Namun besarnya harga juga masih bisa disesuaikan dengan ukuran bagian mobil yang akan dicat ulang, sesuai dengan permintaan konsumen.

Proses pengecatan mobil tidaklah mudah, karena untuk menghasilkan cat yang sempurna membutuhkan bahan cat yang berkualitas, tenaga ahli, peralatan bengkel cat mobil yang lengkap, serta fasilitas oven yang memenuhi syarat. Jika faktor tersebut tidak diperhatikan biasanya hasil cat yang diperoleh tidak maksimal seperti cat yang dihasilkan keriting, warna yang dihasilkan belang  (tidak sama), partikel silver tidak sama atau tidak rata, penyemprotan cat yang tidak merata, kurangnya tingkat glossy dari pernish (clear coat) yang digunakan, serta menimbulkan kekurangan lain yang mengurangi kualitas hasil pengecatan.

Dalam menjalankan bisnis bengkel cat mobil, material yang dipakai dalam proses pengecatan juga harus diperhatikan. Berikut kami berikan beberapa jenis cat yang umum digunakan :

1.  Cat Stoving

Cat stoving biasa digunakan pada bengkel cat mobil yang mempunyai oven, karena jenis cat tersebut memerlukan proses pengovenan untuk pengeringannya. Sehingga hasil cat stoving akan lebih keras dan lebih tahan terhadap goresan atau scratch body. Sehingga harga jasa pengecatan mobil dengan cat ini lebih mahal dibandingkan dengan yang lain.

2Cat Lacquer

Jenis yang kedua yaitu cat lacquer, cat jenis ini harganya lebih murah dan lebih cepat kering. Tetapi warna cat yang dihasilkan tidak tahan lama dan mudah kusam, paling lama hanya bertahan kurang lebih satu sampai dua tahun.

3. Cat Urethane

Sedangkan jenis cat urethane biasa dijadikan pilihan kedua bagi para konsumen, karena biayanya lebih murah daripada cat stoving dan hasilnya bisa lebih tahan lama dibandingkan kualitas cat lacquer. Selain itu cat urethane juga memiliki kualitas yang lebih gloss dan tahan lama, walaupun kekerasan atau hardness terhadap goresan masih kurang jika dibandingkan dengan cat stoving.

Selain kualitas cat, perawatan cat mobil juga perlu diperhatikan. Pemolesan dengan obat pemoles  cat mobil bisa dicoba digunakan dalam perawatan cat mobil.

Berikut kami berikan pula tips dan cara yang tepat dalam memoles cat mobil  :

  1. Sebelum memoles cat mobil, pastikan mobil Anda dalam keadaan bersih. Lebih baik jika dicuci terlebih dahulu ( lakukan pencucian di tempat yang terhindar dari matahari langsung ).
  2. Setelah mobil kering, kemudian siapkan obat pemoles yang biasa Anda gunakan. Terlebih dahulu baca aturan pakai yang ada pada bungkus, karena tiap obat memiliki cara atau aturan pakai yang berbeda.
  3. Lakukan pemolesan secara bergantian perbagian, misalnya pada bagian kap mobil terlebih dahulu. Sehingga Anda tidak lupa bagian mana saja yang sudah dipoles, dan tidak perlu mngulangi bagian yang sudah dipoles.
  4. Gunakan obat poles secukupnya, kemudian sapukan dengan gerakan memutar da arah yang teratur menggunakan spon halus yang sudah dibasahi sedikit air.
  5. Obat poles jangan sampai mengenai material plastik maupun karet untuk mencegah bekas sisa obat poles yang kerap kali sulit dihilangkan pada material selain dari permukaan cat.
  6. Biarkan obat poles hingga kering. Setelah itu ganti spon pemoles dengan kain kering dari bahan katun . Poleslah permukaan cat yang telah diberi obat pemoles hingga kering tadi dengan gerakan memutar dan arah yang teratur.
  7. Anda tidak perlu menekan alat pemoles, cukup arahkan alat tersebut dengan gerakan memutar.
  8. Ulangi proses tersebut pada bagian yang belum dipoles, hingga merata semua bagian.

Semoga beberapa tips sukses bisnis bengkel cat mobil yang kami berikan dapat membantu Anda. Salam sukses.

Info terkait :

Berbisnis Salon Mobil Masih Berpeluang
Ketekunan, Merubah Kerugian Menjadi Keuntungan
Membuka Bisnis Bengkel Mobil
Kisah Sukses seorang Pembersih Kaca

Sumber gambar : tipshandal.blogspot.com dan http://202.43.165.157/gramedia/otomotif/otoweb/index.php?templet=otonews/Content/0/0/1/7/2814

Kreasi Kerajinan Kertas Koran Bekas

Yogyakarta sebagai kota budaya dikenal dengan beraneka ragam hasil kerajinan tangan. Bahan baku yang biasa digunakan untuk kerajinan tangan pun beraneka ragam, mulai dari perak, berbagai macam kayu, berbagai macam kain, dll. Barang kerajinan yang diproduksi pun tak kalah ragamnya, mulai dari perhiasan, tas, sandal, hingga miniatur-miniatur yang menarik.

Kreatifitas masyarakat Yogyakarta boleh dibilang tak pernah redup ditelan jaman. Kini dengan semakin merebaknya informasi tentang pemanasan global, orang-orang kreatif pun berlomba-lomba mencari inovasi untuk memanfaatkan barang-barang bekas untuk menjadi barang yang bisa dipakai kembali. Salah satu inovasi yang memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas adalah kerajinan dengan bahan baku kertas koran.

Mungkin sebagian dari kita akan mengernyitkan dahi ketika mendengar ada sandal yang terbuat dari kertas koran. Namun berkat kreatifitas dan ketekunan, kini telah ada sandal dengan bahan baku utamanya berupa kertas koran yang tentunya awet, kuat, dan tahan lama. Tidak hanya sandal saja yang bisa dibuat dari kertas koran. Berbagai macam tas dengan ukuran dan model yang bervariatif pun bisa Anda miliki. Selain itu, ada pula tas laptop yang unik dengan bahan baku kertas koran, dan tempat tisu yang akan menambah eksotik meja tamu rumah Anda.

Kerajinan dari kertas koran ini pun tidak bisa dipandang sebelah mata, karena produk kerajinan ini telah sampai ke Amerika Serikat. Hal tersebut tidaklah mengherankan, karena kini dimanapun Anda berdomisili, Anda bisa mendapatkan berbagai macam hasil kerajinan dari kertas koran tanpa perlu datang langsung ke Yogyakarta. Dengan memanfaatkan fasilitas internet, Anda bisa memesan berbagai macam kerajinan tersebut melalui contact support bisnisUKM.com.

KATALOG PRODUK
Silahkan download katalog produk berikut untuk lebih lengkapnya ( klik kanan dan pilih Save link as):
Katalog Berbagai Sandal (PDF File, ukuran 443 KB)
Katalog Tas dan kotak tissue ( PDF file, ukuran 324 KB)

Informasi Pemesanan
» Telp. 0274-3000-422 (10.00 AM – 16.00 PM)
» SMS : 081 329 612 111 ( 24 jam )
» Email : support@bisnisukm.com
Beberapa Contoh Produk Kerajinan kertas koran bekas

sandal-kerajinan-kertas

box-tissue-kerajinan-kertas
tas-kerajinan-kertas
tas-kerajinan-kertas-2
tas-kerajinan-kertas-3
sandal-kerajinan-kertas-2
tas-kerajinan-kertas-5
tas-kerajinan-kertas-4
sandal-kerajinan-kertas-3
sandal-kerajinan-kertas-4sumber: http://bisnisukm.com/kreasi-kerajinan-kertas-koran-bekas.html

Strategi Bank dalam Menghadapi ACFTA: “MENGEMBANGKAN PEMBIAYAAN UKM DENGAN MEMPERKUAT MANAJEMEN RISIKO”

Dalam acara workshop dua hari, pada tanggal 21-22 April 2010,  yang diselenggarakan oleh Indonesian Risk Professional Association, para staf/pejabat dari berbagai Perbankan dan Lembaga Keuangan mencoba membahas, apa peluang  diterapkannya ACFTA dan bagaimana strategi Bank dalam menghadapinya. Disini Bank berperan untuk membiayai berbagai usaha debitur, yang tentunya akan ada pengaruhnya sehubungan dengan diterapkannya ACFTA sejak bulan Januari 2010. Bagaimana pengaruhnya terhadap usaha debitur, apa peluang dan tantangan Bank dalam pembiayaan, dan bagaimana mengembangkan pembiayaan UKM dengan tetap memperhatikan manajemen risiko.  Saya akan mencoba meringkasnya di bawah ini.

Latar belakang

Globalisasi diharapkan membawa proses sosial dan ekonomi yang alamiah, yang  membawa negara dari berbagai penjuru dunia berada dalam satu ikatan yang semakin kuat untuk mewujudkan sebuah tatanan kehidupan baru, dalam kesatuan ko-eksistensi yang menghapus batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat dunia, sehingga terdapat perekonomian yang efisien dan berimbang.

Dengan globalisasi, diharapkan adanya:

  1. Kesamaan pandang dan prinsip: the same level of playing field: standarisasi, kompetensi, regulasi.
  2. Liberalisasi dan integrasi perekonomian (borderless world).
  3. Pengurangan proteksi ekonomi domestik.
  4. Akses Pasar dan kerjasama terbuka luas: ACFTA (Asean-China Free Trade Agreement).
  5. Peningkatan volume perdagangan produk unggulan setiap negara.
  6. Benchmarking dan tuntutan stakeholder (regulator, investor, konsumen, rating agency, manajemen dan karyawan perusahaan), agar negara dan produsen mengikuti praktek terbaik dari global market.
  7. Perubahan pesat bidang teknologi, sistem informasi, dan komunikasi: Perubahan pesat ini akan merubah cara berbisnis, menjadi IT driven Business, seperti: E-Banking, I-Banking, Everywhere-Banking. Adanya tekanan bagi Bank untuk menciptakan inovasi produk keuangan, seperti derivatives dan Bankassurance. Juga diperlukan kecepatan, keamanan dan kenyamanan bisnis memanfaatkan saluran elektronik (high tech dan high touch)
  8. Meningkatnya systemic risks.

Terjadi kecenderungan perubahan dari Second Wave ke Third Wave (Alfin Tofler), yang dicirikan oleh:

  • Sifat organisasi : hierarchy menjadi lebih flat, mengutamakan networking, lebih fleksibel, dan organisasi diharapkan lebih mudah beradaptasi agar bisa mengikuti perubahan
  • Apa yang sebelumnya mengejar market share menjadi berupaya ke arah  market creation.
  • Empowerment.
  • Kesuksesan perusahaan : visi, misi dan value. creation, gaya kepemimpinan yang visioner.
  • Kualitas produk dan layanan yang prima menjadi prioritas.
  • Orientasi karyawan: dari job security > personal growth.
  • Kekuatan perusahaan dari penumpukan cash ke penguasaan informasi.
  • Sikap karyawan dari risk aversion menjadi risk prone.

Apa Arti ACFTA?

Kesepakatan pembentukan perdagangan bebas ACFTA diawali oleh kesepakatan para peserta ASEAN-China Summit di Brunei Darussalam pada November 2001. Hal tersebut diikuti dengan penandatanganan Naskah Kerangka Kerjasama Ekonomi (The Framework Agreement on A Comprehensive Economic Cooperation) oleh para peserta ASEAN-China Summit di Pnom Penh pada November 2002, dimana naskah ini menjadi landasan bagi pembentukan ACFTA dalam 10 tahun dengan suatu fleksibilitas diberikan kepada negara tertentu seperi Kamboja, Laos, Myanmar dan Vietnam.

Pada bulan November 2004, peserta ASEAN-China Summit menandatangani Naskah Perjanjian Perdagangan Barang (The Framework Agreement on Trade in Goods) yang berlaku pada 1 Juli 2005. Berdasarkan perjanjian ini negara ASEAN 5 (Indonesia, Thailand, Singapura, Philipina, Malaysia) dan China sepakat untuk menghilangkan 90% komoditas pada tahun 2010. Untuk negara ASEAN lainnya pemberlakuan kesepakatan dapat ditunda hingga 2015. Pemberlakuan perjanjian perdagangan bebas antara ASEAN-6 dengan RR China yang dimulai pada  1 Januari 2010 membuat banyak pihak terperangah, walaupun sebetulnya kesepakatan ini telah ditandatangani lama. Masyarakat belum memahami apa manfaat, ancaman maupun konsekuensi dari pemberlakuan ACFTA ini. Namun demikian, karena ini telah disepakati, ada baiknya kita lebih mengenal dan memahami, sehingga dapat melakukan langkah-langkah strategis yang diperlukan.

Peluang adanya ACFTA

  1. Dengan akses pasar yang makin terbuk, maka terjadi peningkatan volume perdagangan produk unggulan setiap negara ASEAN 6 (Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Brunei Darussalam) ke China (jumlah penduduk 1,3 miliar dan tingkat pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia).  Begitu pula sebaliknya dari China. Selain itu akan terjadi peningkatan kapasitas produksi, pemasaran, SDM dan lembaga. Pengusaha dapat mengurangi kelebihan persediaan akibat kegairahan berproduksi. Kita juga dapat meningkatkan produk komplemen yang tidak mampu dihasilkan oleh China. Dan yang penting adalah bagaimana agar terjadi peningkatan efisiensi, produktivitas dan kreativitas guna peningkatan daya saing berkelanjutan, yang pada akhirnya akan menghasilkan peningkatan margin keuntungan.
  2. Harga barang dan jasa di pasaran menjadi lebih murah, dengan pilihan ragam yang semakin banyak.
  3. Peluang industri manufaktur yang berbasis sumberdaya alam meningkat.
  4. Ekspor komoditas dan produk pertanian dan produk bersumberdaya alam yang spesifik dari Indonesia meningkat (kelapa sawit, karet, kakao, kopi, dll).

Tantangan adanya ACFTA

Mau tak mau kita semua harus siap dalam menghadapi ACFTA ini, karena bila kalah bersaing dengan produk China ataupun Negara lain, akan terjadi:

  • Penurunan penjualan produk-produk  dalam negeri.
  • Industri manufaktur nasional dapat terancam eksistensinya, menimbulkan pengangguran.
  • Potensi kerugian termasuk di sektor baja, elektronik, tekstil dan produksi teksil (TPT), furnitur, alas kaki, mebel, kerajinan yang berbasis metal.
  • Potensi kerugian di sektor industri dapat  bernilai triliunan akan dirasakan di kuartal pertama tahun 2010, terutama bagi sunset industry

Bagaimana kesiapan Indonesia menghadapi ACFTA?

Negara, perusahaan dan produk Indonesia harus mampu bersaing di pasar domestik dan pasar bebas ACFTA:

  • kualitas, harga dan keberagaman produk dan pelayanan.
  • mampu memanfaatkan ACFTA dengan memasuki pasar global.
  • mencapai skala ekonomi agar mampu bertahan secara sustainable.
  • mengembangkan industri andalan, unggulan dan sunrise industry.

Apa peran Perbankan dalam menghadapi ACFTA?

  • Perluasan pasar Asean 6 – China, dan pasar domestik.
  • Pembukaan outlet dan kantor cabang di Asean 6 dan China.
  • Peningkatan kapasitas pembiayaan dan mobilisasi dana.
  • Pembiayaan UMKM unggulan.
  • Penerapan manajemen risiko agar bank mampu menangkap peluang (strategic risk management) dan meningkatkan efisiensi.

Apa yang dimaksud dengan profil Bisnis UKM Unggulan?

  • Agribisnis dan Agroindustri:(dari hulu sampai hilir). Ada peluang ekspor komoditas dan produk spesifik Indonesia berpotensi meningkat (kelapa sawit, karet, kakao, kopi, kopra, buah eksotik:salak, mangga, manggis, duku, dll).
  • Industri kreatif.
  • Industri/jasa yang berbahan baku domestik.
  • UKM berbasis sumber daya lokal.
  • Produk manufaktur khas Indonesia.
  • Komoditas dan produk ciri khas geografis Indonesia.

Komoditas dan Produk Agribisnis potensial yang diekspor ke China:

Komoditas dan produk agribisnis potensial yang diekspor ke China, antara lain: Kelapa sawit (CPO dan turunannya), karet alam, kakao, Kopi, Rempah-rempah, produk biofarma, Pulp dan kertas, minyak atsiri, tanaman obat, gambir, rotan (olahan)

Sedangkan komoditas/produk non komplementer  yang potensial, antara lain:

  • Buah-buahan tropika eksotik (mangga, nenas, pisang, durian, manggis, rambutan, pepaya).
  • Sayuran tropika khusus (kacang panjang, nangka, labu siam, kangkung dll).
  • Ikan tangkap: kerapu, ikan pari, tuna, teri dll.
  • Udang.
  • Rumput laut.
  • Makanan olahan khas Indonesia.

Produk Indonesia masih mampu bersaing, disebabkan: Indonesia paling sedikit bersaing head to head dengan produk China, dibandingkan dengan negara lain, Malaysia 88%, Thailand 91% dan Indonesia baru 26%. Usahawan Indonesia baru sekitar 20% yang membidik pasar Luar Negeri dan baru 11 % berorientasi ekspor. Pelaku usaha dapat menyiasati dengan mencari produk yang tak mungkin disaingi oleh China, misalnya kain berbasis kreatif, batik tulis, karya seni dsb nya.

Industri kreatif , termasuk industri yang sulit disaingi, karena industri kreatif adalah kegiatan yang dilakukan seseorang dengan mengandalkan kreativitas, keahlian, dan bakat, yang memiliki potensi ekonomi dan menciptakan peluang kerja bagi banyak orang. (UK Government Department of Culture). Industri kreatif adalah industri yang berfokus pada kreasi dan eksploitasi  karya kepemilikan intelektual: seni rupa, film dan televisi, piranti lunak, permainan, atau desain fesyen, termasuk layanan kreatif antar perusahaan seperti iklan, penerbitan dan desain (Wikipedia).

Kinerja industri kreatif dalam menyumbang PDB nasional semakin dapat diperhitungkan. Rata-rata kontribusi PDB industri kreatif Indonesia tahun 2002-2006 = 6,3 % dari total PDB nasional, dengan nilai Rp.104,6 triliun. Kontribusi industri kreatif tahun 2009 = 7,6% dari PDB. Nilai ekspor industri kreatif : Rp.81,4 triliun = 9,13 % terhadap total nilai ekspor nasional. Penyerapan tenaga kerja = 5,4 juta tenaga kerja. PDB industri kreatif di peringkat ke 7 dari 10 lapangan usaha utama yang ada di Indonesia, dengan dominansi kelompok fesyen, kerajinan, periklanan dan desain. Potensi industri kreatif lebih banyak dilakukan oleh anak-anak muda.  Berdasarkan demografi, penduduk Indonesia didominasi oleh anak muda berusia di bawah 29 tahun.

Proyeksi kinerja 5-10 tahun mendatang: Sumbangan industri kreatif  bisa mencapai 9% dari PDB, dengan nilai total ekspor produk kreatif Rp114,9 triliun  atau  7,52% dari PDB nasional. Kontribusi ekonomi kreatif yang berbasis budaya, seni, dapat menyerap 7,7 juta tenaga kerja. Melihat kondisi tersebut, terlihat bahwa industri  kreatif layak diperhitungkan, apalagi didominasi oleh anak muda.

Bagaimana kesiapan UKM menghadapi ACFTA?

  • Walau peranannya sangat strategis, namun UKM masih memiliki berbagai kelemahan dan tantangan.
  • Belum seluruh UKM memiliki kesiapan menghadapi ACFTA.
  • Kelemahan masih pada manajemen dan SDM, teknologi dan produksi, marketing, daya saing, produksi, dan permodalan.
  • Budaya dan paradigma bersaing yang masih perlu ditingkatkan.
  • Bila Bank mampu mendeteksi kelemahan UKM dan berhasil membantu memperbaikinya hingga bankable, terdapat potensi nasabah sebagai sumber pendapatan bank secara jangka panjang.

Fakta dan keterbatasan UKM

Jumlah UMKM tahun 2006 sekitar 48 juta, namun yang telah memperoleh kredit Bank hanya sekitar 16,8 juta (35%) Sebabnya: a) keterbatasan UKM dalam memenuhi persyaratan mendapatkan kredit dari bank. b) Ketiadaan jasa bank komersial di suatu daerah tertentu.

Dari hasil analisis terhadap UKM, dapat diketahui bahwa:

  1. Peluang dari UKM : a). Populasi unit usaha UMKM sangat dominan (99,9%). b). Kemampuan menampung tenaga kerja sangat dominan (96,18%). c). Tahan terhadap krisis/ulet. d). Kegiatan usaha relative sederhana, fleksibel, efisien, margin tinggi. e).Umumnya taat membayar kredit (NPL 3,5%). f). Peluang cross selling. g). Kurang sensitive terhadap sukubunga. h).Banyak usaha berbasis agribisnis, dan industri kreatif yang terbuka luas untuk UKM. i).Profitabilitas tinggi. j).Potensi pasar masih luas. k).Diversifikasi portofolio, pendapatan dan risiko.l).Bobot risiko lebih rendah, sehingga menghemat PPAP dan modal.
  2. Tantangan (yang masih harus diperbaiki) : a)Kontribusi UMKM pada PDB relatif kecil (53,28%). b)Manajemen masih tradisional. c)Catatan dan laporan keuangan masih sederhana dan kadang harus direcasting oleh Bank. d)Kualitas SDM. e)Skala dan teknik produksi yang masih terbatas. f)Pasar kecil dan kemampuan pemasaran terbatas, kurang mampu mengantisipasi permintaan pasar. g)Minimnya diversifikasi produk. Akses informasi terbatas. h)Sistem teknologi produksi dan informasi masih sederhana.  i) Tidak memiliki produk unggulan yang spesifik. Infrastruktur yang tidak memadai. j)Keterbatasan UKM dalam memenuhi persyaratan mendapatkan kredit dari bank. k)Ketiadaan jasa Bank komersial di suatu daerah tertentu.

Sumber bacaan:

  1. Angreni, G.R. dkk.” Strategi Bank dalam Menghadapi ACFTA: Mengembangkan Pembiayaan UKM dengan Meningkatkan Manajemen Risiko.” Dibawakan dalam workshop IRPA, Jakarta, 21-22 April 2010.
  2. Gumbira, E. “Dampak dan Peluang Asean-China Free Trade Agreement pada Kinerja Agribisnis dan Agroindustri Indonesia”. Institut Pertanian Bogor, 2010
  3. Yogix. “Apa itu ACFTA? “http://blogs.unpad.ac.id/yogix/2010/02/22/apa-itu-acfta/

Ditulis dalam Keuangan

Pengusaha Kerajinan UKM Incar Pasar Dubai

JAKARTA. Pengusaha skala kecil dan menengah (UKM) kerajinan mulai membidik pasar Timur Tengah, antara lain Dubai. Pembeli asing meminati produk kerajinan Indonesia, seperti pernak-pernik batuan alam, timah, tenunan karpet, tas rotan, dan pajangan baju tradisional.

Bukti bahwa pasar Dubai berminat pada produk kerajinan Indonesia adalah pemesanan aneka produk kerajinan pada perajin meningkat. “Biasanya, mereka datang ke sini untuk membeli produk kami seperti tas berbahan baku rotan, karpet tenun, dan hiasan baju tradisional,” kata Pemilik Datie Handicraft, Kirono Arundhatie.

Agar pasar di Dubai makin luas, Kirono berencana mengikuti rombongan Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) dan sejumlah perajin lainnya yang akan menggelar pameran kerajinan di Dubai, awal April ini. “Kami hanya berharap pemerintah memfasilitasi kami agar bisa ikut dalam tiap pameran, khususnya di Dubai. Sebab, saya dengar, produk kerajinan Indonesia sangat diminati konsumen Dubai,” ulasnya.

Produk kerajinan Kirono memang terbilang berkelas. Ia mematok harga karpet tenun sebesar Rp 4,5 juta, tas berbahan baku rotan Rp 850.000, dan pajangan baju tradisional Rp 2,7 juta. Harga itu terbilang wajar mengingat proses pembuatannya memakan waktu berminggu-minggu. Saat ini, Kirono mengaku menangguk omzet hingga puluhan juta rupiah per bulan.

Srie Agustina, Kepala PusatDagang Kecil Menengah (PDKM) Departemen Perdagangan mengungkapkan, saat ini, pemerintah sedang membina 51 UKM yang produknya berorientasi ekspor, khususnya di industri batik, panganan, dan cokelat.

Nantinya, Pemerintah akan mendorong para perajin UKM tersebut melakukan ekspor ke Dubai, bersamaan dengan rencana Pemerintah melakukan misi dagang ke Timur Tengah. “Kami membina supaya produk UKM kita terbukti original. Khusus produk panganan mesti bersertifikasi halal, terjaga keamanannya supaya bisa masuk ke pasar Dubai,” urai Srie.

Sekretaris Kepala Pusat Badan Pengembangan ekspor Nasional (BPEN) Dede Hidayat mengatakan, selama ini, potensi UKM memasarkan produknya ke Dubai cukup besar. Untuk itu, pemerintah sudah memilih beberapa UKM unggulan untuk ikut dalam misi dagang ke Timur Tengah. “Ketika pameran tahun lalu di Dubai, ada yang memesan ke UKM kerajinan Indonesia senilai US$ 8 juta. Mudah-mudahan, tahun ini, lebih banyak pembeli asing yang memesan. Saya kira konsumen Amerika Latin dan Timur Tengah sedang menyukai produk UKM kita,” ujarnya.

sumber: http://www.kontan.co.id/index.php/Bisnis/news/11044/Pengusaha_Kerajinan_UKM_Incar_Pasar_Dubai

10 hal penting yang harus anda pertimbangkan sebelum membeli sebuah waralaba


Bagi sebagian orang, membeli sebuah waralaba (franchise) menjadi sebuah pilihan menarik jika dibandingkan dengan membuat dan membangun usaha sendiri dari nol.

Karena dengan membeli sebuah waralaba, sesorang tidak harus memikirkan pengembangan merek, promosi, produk, sistem management kerja dan lain sebagainya. Sebagai pembeli waralaba, ia hanya harus fokus terhadap pengawasan unit waralaba yang baru ia beli, supaya dapat berjalan sesuai dengan SOP baku yang telah di tetapkan perusahaan yang menjual waralaba tersebut.

Namun, sebelum anda membeli sebuah unit waralaba, ada beberapa hal yang harus anda pertimbangkan dan cermati, sehingga waralaba yang anda beli nantinya dapat memberikan income yang optimal kepada anda. Berikut adalah 10 hal yang harus anda pertimbangkan sebelum membeli waralaba:

1. Bagaimana pertumbuhan jenis produk tersebut di pasar

Hal ini patut anda pertimbangkan. Misalnya produk yang sedang trend seperti burger atau pisang goreng pontianak atau produk lainnya. Lihat bagaimana tingkat persaingannya ke depan, dan apakah produk tersebut kira-kira akan bertahan lama atau cuma trend sesaaat. Beberapa penjual waralaba juga melakukan riset pasar untuk jenis industri mereka, dan biasnaya informasi in diberikan juga kepada calon pembeli waralaba.

Namun, sebagaai calon pembeli waralaba, jangan hanya memakai data dari penjual waralaba, coba lakukan riset pasar sendiri dengan survey, atau melihat potensi pasarnya langsung atau bertanya kepada rekan-rekan pebisnis waralaba lainnya.

Dan pertimbangkan juga lokasi dimana anda nantinya akan membuka usaha waralaba anda. Jika di sekitar tempat usaha itu nantinya telah banyak orang yang menjual burger, sehingga telah jenuh, tentu kurang bijak jika harus memaksakan diri membeli waralaba burger dan membuka waralaba burger di tempat tersebut.

2. Apakah semakin banyak orang yang membeli waralaba tersebut

Jika anda tertarik pada sebuah waralaba, jangan langsung membeli. Coba cek terlebih dahulu berapa banyak cabang milik sendiri waralaba tersebut, dan berapa banyak waralaba tersebut telah di buka di berbagai tempat. Jika dalam beberapa bulan pertumbuhan pembeli waralaba tersebut stabil dan cenderung meningkat, berarti kemungkinannya waralaba tersebut memiliki prospek bagus. Coba juga cek, berapa banyak dari seluruh jaringan waralabanya yang gagal alias merugi.

Salah satu manfaat dari membeli sebuah waralaba jika dibandingkan dengan membangun usaha sendiri dari Nol adalah adanya pengenalan merek yang luas oleh konsumen. Dengan semakin banyak yang membeli suatu waralaba dan membukanya diberbagai daerah, akan membuat konsumen lebih ‘aware‘ dan akrab dengan merek waralaba tersebut.

3. Apakah penjual (pemilik) waralaba sangat mendukung pengembangan waralabanya

Dukungan kuat dari pemilik waralaba (Franchisor) dapat berupa traning yang kontinue, inovasi produk, review penjualan, promosi dan advertorial, monitoring semua garainya, dsb. Khusus untuk sebuah unit waralaba yang telah di beli, jika mengalami kesulitan dan kendala, bagaimana kepedulian dan bantuan dari franchisor terhadap franchisee-nya, dan lain sebagainya.

4. Pengelolaan manajemen yang baik dan profesional

Sebaiknya cari tahu siapa orang-orang yang berada dibelakang manajemen waralaba tersebut. Merupakan poin plus jika mereka mengerti betul seluk beluk produk dan pemasarannya. Misalnya orang-orang yang sebelumnya berada di industri pizza, tentu akan lebih mengerti jika menangani manajemen waralaba dengan produk utamanya berupa pizza.

5. Aktivitas periklan, promosi dan pembangunan brand

Seperti kita ketahui, promosi dan iklan adalah darah bagi dunia wirausaha, termasuk dalam dunia bisnis waralaba. Lihat, apakah perusahaan waralaba tersebut gencar melakukan promosi, dan perhatikan pula, apakah promosi yang dilakukan cukup inovatif dan tertarget?.

Saat ini, penting bagi berbagai perusahaan, termasuk perusahaan waralaba untuk juga melakukan promosi di dunia internet, mengingat pertumbuhan pengguna internet di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Untuk berpromosi di dunia internet, dapat di lakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan meletakkan banner atau teks pada situs promosi Pay Per Clik (PPC), situs bisnis atau iklan baris instant gratis.

Yang terpenting adalah inovasi dalam beriklan, sehingga budget dari iklan dapat mencapai sebanyak mungkin prospek, dan tentunya tertarget. Kelebihan beriklan di program PPC dibanding offline adalah, pengunjung dan pembaca iklan adalah memang tertarik untuk membaca informasi yang di tawarkan. Jadi sangat tertarget, dan menghemat pengeluaran.

6. Bagaimana tingkat kepuasan pembeli waralaba lain

Coba kunjungi pembeli waralaba yang telah terlebih dahulu membeli waralaba tersebut, cari informasi, apakah puas dengan waralaba tersebut atau tidak, dan apa saja kendala yang dihadapi. Jika banyak pembali waralaba lain yang menyatakan puas dan tidak merugi, tentu ini sinyal bagi anda untuk tidak ragu menjadi franchisee waralaba tersebut.

7. Potensi income

kalau bisa, cari tahu potensi pembelian rata-rata produk waralaba tersebut, baik dari pembeli waralaba lain atau dari pemilik waralaba itu sendiri. Biasaya pemilik waralaba memiliki data estimasi penjualan rata-rata produk per garai per hari, dan potensi keuntungannya, termasuk estimasi BEP dan ROI-nya.

8. Bagaimana laporan keuangannya

Lihat track record keuangan perusahaan waralaba tersebut dalam 3 tahun terakhir, apakah sehat atau tidak. Untuk menilai hal ini, mungkin anda perlu seorang akuntan. Pastikan perusahaan tersebut memang memiliki sumber dana cukup untuk membawa seluruh jaringannya berkembang.

9. Apakah perusahaan waralaba tersebut jujur

Jika anda mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada pihak calon franchisor, bagimana jawaban mereka? cara dan bagaimana mereka merespon pertanyaan anda sebelum membeli waralaba merupakan indikator bagaimana mereka akan melayani anda jika nanti sudah menjadi franchisee mereka.

10. Apakah anda merasa cocok dengan waralaba tersebut

Jika anda tertarik pada sebuah waralaba dan memnuhi 9 kriteria diatas, masih ada 1 hal lagi yang harus anda pertimbangkan, yakni apakah anda merasa cocok dan menyukai waralaba / produk nya?

Jika anda hobi kuliner, tentu waralaba makanan mungkin sangat cocok dengan jiwa anda. Jika anda seorang pengajar, mungkin waralaba pendidikan sangat cocok untuk anda. Jika anda seorang pedagang, mungkin waralaba ritel sangat cocok untuk anda.

Bidang yang cocok, akan membuat anda lebih bergairah menekuni bisnis waralaba yang telah anda beli, karena walau bagaimanapun, perlu waktu yang cukup panjang untuk dapat sukses dari bisnis waralaba, paling tidak, melewati titik BEP dan ROI.

Dari berbagai sumber

50 Top Waralaba & Businness Opportunity (BO) atau kemitraan yang modal awalnya murah

Dibawah ini beberapa waralaba/ franchise dan Business Opportunity atau kemitraan dengan investasi awal yang relatif terjangkau. Siapa tahu anda tertarik, namun pastikan untuk jangan terburu nafsu membeli sebuah waralaba, pertimbangkan dan pilihlah waralaba atau BO yang benar-benar bagus.

1. Nama waralaba : Aladine Kebab

Franchisor : Aladine Kebab
Bidang usaha : Garai Kebab
Keunikan : Garai Kebab cepat saji dan bergizi, dengan isi daging sapi panggang khas timur tengah.
Berdiri : –
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 21 juta dan Rp 50 juta
Perkiraan BEP : –
Alamat : Jalan Bungur Raya no 88 Kebayoran Lama, Jakarta 12240 . Telp: 021-68708847 / 0856-91623714 . Fax: 021-7397104

2. Nama waralaba: Andrew Crepes
Franchisor : Andrew Crepes
Bidang usaha : Garai crepes
Keunikan : Crepesnya lebih crispy, bahan-bahannya dari villa.
Berdiri : 1999
Mulai waralaba : 2006
waralaba fee : Sistempaket investasi
Total modal awal : Rp 39 juta (belum termasuk sewa tempat)
Alamat : Jl Gunung Sahari 3 no 1 B, Jakarta. Telp: 021-4200952

3. Nama waralaba: Ayam bakar Wong Solo Sepeda motor roda tiga
Franchisor : PT Sarana Bakar Digdaya
Bidang Usaha : Garai kecil RM Wong Solo
Keunikan: Restoran dengan menu rumah makan Ayam oreng Wong Solo yang dijajakan dengan sepeda motor roda tiga
Berdiri : 1991 (wong solo)
Mulai waralaba : 2006 (Wong Solo sepeda motor roda tiga)
Waralaba fee: –
Total Modal awal: Rp 40 juta
Perkiraan BEP:
Alamat : Jalan Gajah Mada no 20 M, Telp/ Fax: (061) 787906 , Hp: 0811611242

4. Nama waralaba : Bakmi Gila
Franchisor: Bakmi Gila
Bidang usaha : Garai bakmi
Keunikan: Garai bakmi yang menawarkan bakmi ramuan sendiri
Berdiri : 2006
Mulai waralaba: 2006
Waralaba fee: Sistem paket investasi
Total modal awal: Rp 6 juta – 19 juta
Alamat : Jl Kemiri Depok Telp: Telp: 021- 92894924

5. Nama waralaba : Bakmi Raos
Franchisor : PT Raos Aneka Pangan
Bidang usaha : Garai Bakmi
Keunikan : Garai Bakmi
Berdiri : 2003
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 7 juta dan Rp 8 juta
Perkiraan BEP : 9 bulan
Alamat : Kodam Bintaro Permai No 9 R, Jakarta. Telp: (021) 73884908

6. Nama waralaba : Bakso Malang Kota “Cak Eko”
Franchisor : Henky Eko S
Bidang usaha : Garai bakso
Keunikan : bakso khas dengan ramuan buatan sendiri.
Berdiri : 2006
Waralaba Fee: Rp 35 juta (5 tahun)
Total modal awal : Rp 60 juta
Perkiraan BEP : 5 bulan
Alamat / Contact: Henky Eko S, Pemilik Bakso Malang “Cak Eko”. telp: (021) 93846527 / hp: 0811950321, E-mail: henkyes[at]yahoo[dot]com

7. Nama waralaba : Bakso Kota Cak Man
Franchisor : Bakso Kota Cak Man
Bidang usaha : Bakso
Keunikan : -.
Berdiri : 1984
Waralaba Fee: 50 juta
Total modal awal : Rp 110 juta
Perkiraan BEP : 12 bulan
Alamat : Jalan Kedawung ll no 11 Malang Telp: (0341) 474648

8. Nama waralaba : Balon Udara
Franchisor : Balon Udara Franchise Corp
Bidang usaha : Garai penjualan balon
Keunikan : Menjual balon dengan berbagai keperluan: balon iklan, balon remote kontrol, balon dekor, balon buket, balon duduk, balon print, balon gas, balon ritel dan sebagainya.
Berdiri : 1995
Waralaba Fee: Rp 25 juta
Total modal awal : Rp 31 juta (belum termasuk tempat)
Perkiraan BEP : –
Alamat : Jl Dr. Makaliwe 1/9 Grogol, Jakarta Barat 11450 Indonesia. Telp: (021) 5636838 / 5637473 / 9112228 , Fax: 5637472 Hp: 0818-664369

9. Nama waralaba : Barley Bread
Franchisor : Barley Bread Indonesia
Bidang usaha : Garai Roti
Keunikan : Menjual roti gandum dan cake dengan berbagai macam jenis.
Berdiri : 2003
Waralaba Fee: 25 juta (untuk 5 tahun)
Total modal awal : Rp 100 juta (termasuk tempat)
Perkiraan BEP : 1 tahun
Alamat : telp: 0815-99-5000-8

10. Nama waralaba : Boogie
Franchisor : PT Boogie Advindo
Bidang usaha : Garai menjual produk olahraga
Keunikan : Retail roduk perlengkapan olahraga alam bebas- tas, sandal, sepatu, pakaian lapangan, pelampung dan aksesoris perlengkapan alam bebas lainya.
Berdiri : 1991
Waralaba Fee: 5% dari omzet
Total modal awal : Rp 60 juta – 120 juta (diluar sewa tempat)
Perkiraan BEP : 1-2 tahun
Alamat : Jalan Talang raya 28 Bogor, Telp: 0251-371443
Sumber Referensi : Majalah “Duit”.

11. Nama waralaba : BurgerKu
Franchisor : Ocha Foods, Ngediono
Bidang usaha : Garai Burger
Keunikan : Garai burger di booth kecil
Berdiri : 2005
Waralaba Fee:Sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 3,5 juta
Perkiraan BEP : 2 bulan
Alamat/ contact : Ngdiono. Telp: 021-92654359 Fax: 021-88348020. E-mail: ochafoods[at]yahoo[dot]com

12. Nama waralaba : C’lup-C’lup
Franchisor : PT Kreasi Sarana Rekatama
Bidang usaha : Garai makanan hasil laut
Keunikan : Makanan disusun dalam tusuk sate dan dicelupkan kedalam kuah saat akan disantap.
Berdiri : 2002
Waralaba Fee: Rp. 17,5 juta (3 tahun)
Total modal awal : Rp 30 juta (belum termasuk sewa tempat)
Perkiraan BEP : 6 bulan
Alamat : Jl. Raya Kalimalang Bekas, Ruko Bumi Satria Kencana Blok B No 4. Telp: 021-88950934 Fax: 021-88952042

13. Nama waralaba : Campina Scoop Counter
Franchisor : PT Campina Ice Cream Industry
Bidang usaha : Garai Es Krim
Keunikan : Garai Es krim, satu grup dengan es krim Campina, pemain es krim terbesar di Indonesia.
Berdiri :-
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 4 juta
Perkiraan BEP : 3 bulan
Alamat : Jalan Duri Kosambi no 12 Cingkareng, Jakarta 11750. Telp: 021-5414141 Fax: 021-6194558

14. Nama waralaba : C-Burger
Franchisor : Bogasari Baking Center
Bidang usaha : Garai Burger khas
Keunikan : Burger khas yang dibuat dengan bentuk dan ukuran yang khas dan hasil kreasi Bogasari baking Center (BBC). Garainyadibuat Knock Down dan bisa disambung dengan garai paket BBC lain menjadi mini cafe.
Berdiri : 2004
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 50 juta
Perkiraan BEP : 12 bulan
Alamat : Jalan Raya Cilincing no 1 Jakarta utara. Telp: 021-4301048 ext 465, 43920174, 43920126/7 Fax: 021-43920127

15. Nama waralaba : Cendol Gading
Franchisor : Wahyu Saidi
Bidang usaha : Garai Cendol
Keunikan : Garai cendol di Gerobak.
Berdiri : 1990 (mulai kemitraan 2004)
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 3 juta
Perkiraan BEP : 5 bulan
Alamat : Jl Pemuda no 66 Rawamangun Jakarta Timur 13220. Telp: 021-470.4546, Hp: 0818754173

16. Nama waralaba : Cherry Crepes
Franchisor : Edwin DW
Bidang usaha : Garai Crepes
Keunikan : Garai kue dadar
Berdiri :
Waralaba Fee: –
Total modal awal : Rp 11 juta, 18 juta dan 47 juta
Perkiraan BEP : 5 bulan
Alamat : Jl Hamid Rusdi 35/ 27, Malang – Jawa Timur. Telp: 341-320068, Flexi: +62-341-6283633

17. Nama waralaba : Chubby Burger
Franchisor : PT Sacca Prima Axisindo
Bidang usaha : Garai Burger
Keunikan : Burger dengan lapisan daging tebal , gemuk dan chubby. Dibuat dengan proses gril dan saos barbaque spesial.
Berdiri : –
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 65 juta
Perkiraan BEP : –
Alamat : Tolodong House 3rd Floor Tolodong Atas no 28, Kabayoran baru Jakarta Selatan Telp: 021-5274087

18. Nama waralaba : C-Kanoe
Franchisor : Bogasari Baking Center
Bidang usaha : Garai makanan khas
Keunikan : Makanan hawaiian hotdog yang dikembangkan oleh Bogasari Baking Center (BBC). Garainya dibuat knock-down dan bisa disambung dengan garai paket BBC lain menjadi mini cafe.
Berdiri : 2005
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 50 juta
Perkiraan BEP : 18 bulan
Alamat : Jalan Raya Cilincing no 1 Jakarta utara. Telp: 021-4301048 ext 465, 43920174, 43920126/7 Fax: 021-43920127

19. Nama waralaba : Coffee Toffee
Franchisor : Hendy Setiono
Bidang usaha : Garai kopi
Keunikan : Kafe drive-thru. Dilayani dicounter khusus, tanpa meja dan kursi.
Berdiri : 2006
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 35 juta
Perkiraan BEP : –
Alamat : Semolowaru Elok 1 / 17 Surabaya. Telp: 031-70641912. Fax: 031-5949112

20. Nama waralaba : Crepes & Coins
Franchisor : Bogasari Baking Center
Bidang usaha : Garai Crepes
Keunikan : Garai makanan kecil yang berupa kue dadar yang dibuat sedemikian khas.
Berdiri : 2004
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 43 juta
Perkiraan BEP : 8 bulan
Alamat : Jalan Raya Cilincing no 1 Jakarta utara. Telp: 021-4301048 ext 465, 43920174, 43920126/7 Fax: 021-43920127

21. Nama waralaba : DAG Photo Box Studio
Franchisor : PT. Karya Neon Perdana
Bidang usaha : garai studio foto
Keunikan : Melayani jasa cetak, fotografi baik indoor maupun outdoor, jasa reprodusi foto lama, manifulasi atau perbaikan foto, retouching dll.
Berdiri : 2003
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 25 juta, Rp 40 juta dan Rp 50 juta
Perkiraan BEP : –
Alamat : Jl Kota bambu selatan 2 no 59 Jakarta 11430. Telp: 021-5608705 Fax:021-6508706. Hp: 08159986076 (Hadi)

22. Nama waralaba : Dobbi Fried Chicken
Franchisor : Dobbi Indonesia
Bidang usaha : Garai Ayam goreng
Keunikan : Waralaba fried Chicken dan burger dengan bumbu rempah-rempah pilihan , tanpa MSG dan pengawet.
Berdiri : –
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 19 juta s/d Rp 30 juta
Perkiraan BEP : –
Alamat :Jl. Sonokeling no 49 Gejayan, Condong Catur – Yogyakarta. Telp: 0274-7497939, 0812-2956223 Fax: 0274-881737

23. Nama waralaba : Edam Burger
Franchisor : Made Ngurah Bagiana
Bidang usaha : Garai Burger
Keunikan : Garai Burger dengan modal terjangkau.
Berdiri : 1990
Waralaba Fee: sistem paket
Total modal awal : Mulai dari rp. 3 juta
Perkiraan BEP : 2 bulan
Alamat : Jl Malaka Raya no 84 Perumnas klender Jakarta Timur

24. Nama waralaba : Express Crepes & Corn
Franchisor : Express Food
Bidang usaha : Garai crepes dan jagung
Keunikan : Menggabungkan 3 jenis produk, yaitu “Crepes” dan “cup Corn” dan juga minuman “Bubble Drink” dalam satu garai
Berdiri : 2004
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 7 juta
Perkiraan BEP : 5 bulan
Alamat :Griya Depok Asri A2/ 8 Depok- Indonesia. Telp: 021-7707410 atau 081317774924

25. Nama waralaba : FresCorn
Franchisor : PT Anvic Multi Business
Bidang usaha : Garai jagung pipilan
Keunikan : Garai yang menjual jagung pipilan.
Berdiri : 2001
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 8 juta
Perkiraan BEP : 1 tahun
Alamat : Jl Klingkit Permai Blok C no 6 Jakarta Barat. Telp: 021-70700398

26. Nama waralaba : Hotdog Booth
Franchisor : PT Mutu Karya Perkasa
Bidang usaha : Garai HotDog
Keunikan : Hotdog dengan ciri sosisnya memiliki aroma smoke (aroma asap) karena dibuat dnegan mesin smoke.
Berdiri : 2004
Waralaba Fee: Rp 7 juta
Total modal awal : Rp 40 juta (belum termasuk tempat)
Perkiraan BEP : 4 bulan
Alamat : Jl Petogogan 1 no 42 Jakarta Selatan. Telp: 021-7393307 Fax: 021-7252711

27. Nama waralaba : Inke
Franchisor : PT. Duta kalingga Pratama
Bidang usaha : Garai Refill Printer
Keunikan : Refill Printer.
Berdiri : 2006 (Indonesia)
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 55 Juta (diluar sewa tempat)
Perkiraan BEP : 4bulan
Alamat : Jl Griya Agung no 3 Sunter Agung, Jakarta 14350. Telp: 021-6410730

28. Nama waralaba : I-Tutor
Franchisor : PT International Data Networks
Bidang usaha : Franchise Pendidikan
Keunikan : Pendidikan Bahasa inggris, matematika komputer dan lain-lain yang menggunakan kurikulum internasional di Singapura.
Berdiri : 2006 (masuk ek Indonesia)
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 26 juta (diluar sewa tempat)
Perkiraan BEP : 3 bulan
Alamat : Jl Raya Duri Kosambi no 168 H Cengkareng – jakarta 11750 Telp: 021-5453235/36 Fax: 021-5452986

29. Nama waralaba : Kebab Turki
Franchisor : Hendy Sutiono
Bidang usaha : Garai Kebab
Keunikan : Garai Kebab yaitu makanan khas timur tengah berupa daging sapi panggang yang dibungkus roti khusus.
Berdiri : 2003
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 40 juta Rp 60 juta dan Rp 80 juta
Perkiraan BEP : 19 bulan
Alamat : Semolowaru Elok 1 / 17 Surabaya. Telp: 031-70641912. Fax: 031-5949112

30. Nama waralaba : Klenger Burger
Franchisor : Velly Kristianti
Bidang usaha : Garai Burger
Keunikan : Garai burger dengan daging yang dipanggang (grill). Motonya : “No Grill, No Way”
Berdiri : 2006
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 70 juta s/d 100 juta (belum termasuk sewa tempat)
Perkiraan BEP : 10 bulan
Alamat : Klenger Burger, Jalan Raya pekayon no 31 Bekasi Selatan. Telp: 021-8216450; 08176681551

31. Nama waralaba : Lekker Crepes
Franchisor : UD Vita Husada
Bidang usaha : Garai crepes
Keunikan : Garai kue dadar.
Berdiri : –
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 5 juta
Perkiraan BEP : –
Alamat : Telp: 021-8446169

32. Nama waralaba : Lucky Crepes
Franchisor : Lucky Crepes
Bidang usaha : Garai Crepes
Keunikan : Garai Kue dadar
Berdiri : 2005
Waralaba Fee:
Total modal awal : Rp 5,5 juta
Perkiraan BEP : 6 bulan
Alamat : Jl Delima Depok. Telp: 08159007272

33. Nama waralaba : MagFood Red Crispy
Franchisor : PT. RedCrispy International
Bidang usaha : Garai ayam goreng
Keunikan : Garai ayam goreng yang dikembangkan oleh kelompok usaha MagFood Inovasi Pangan. RedCrispy punya motto: “Harga Lokal, Rasa Internasional”. Ada beberapa pilihan paket: Becak, garai statik kecil dan cafe.
Berdiri : 2001
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 15 juta, Rp 16 juta, Rp 20 juta dan Rp 30 juta
Perkiraan BEP : 7 – 11 bulan
Alamat : Jl Ciomas 3 no 18, Kebayoran baru, Jakarta Selatan. 12180. Telp: 021-7250449, 7228413, 7395486 Fax: 021-7395486

34. Nama waralaba : Magickink
Franchisor : Magickink Digital workshop & training center
Bidang usaha : Refill center
Keunikan : Refill Center.
Berdiri : 2001
Waralaba Fee: –
Total modal awal : Rp 5 juta
Perkiraan BEP : 1 bulan
Alamat : Jl Pondok Mas V no 69, Cimahi, Bandung, Jawa Barat. Telp: 022-6629863. web: http://magickink.com

35. Nama waralaba : MartaBucks
Franchisor : Bogasari Baking Center
Bidang usaha : Garai Martabak
Keunikan : Martabak yang dikembangkan khusus oleh Bogasari Baking Center (BBC).
Berdiri : 2005
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 8,5 juta (belum termasuk tempat)
Perkiraan BEP : 8 bulan
Alamat : Jalan Raya Cilincing no 1 Jakarta utara. Telp: 021-4301048 ext 465, 43920174, 43920126/7 Fax: 021-43920127

36. Nama waralaba : Melia Laundry
Franchisor : Cv. Melia
Bidang usaha : Garai Binatu
Keunikan : Jasa pencucian dan Dry Clean secara profesional dengan menggunakan teknologi mutakhir, sehinga bisa melayani proses cuci kilat 1 jam, one day dan sesuai selera konsumen.
Berdiri : 1996
Waralaba Fee: 20 juta
Total modal awal : Rp 60 juta
Perkiraan BEP : –
Alamat : Melia Laundry & Dry Cleaning. Jl Sengon no 1 Janti, Jogjakarta. Telp: 0274-488656

37. Nama waralaba : Mini cafe RedCrispy
Franchisor : PT. RedCrispy International
Bidang usaha : Garai ayam goreng
Keunikan : Garai Cafe mini yang menjual ayam goreng
Berdiri : 2003
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 70 juta
Perkiraan BEP : 11 bulan
Alamat : Jl Ciomas 3 no 18, Kebayoran baru, Jakarta Selatan. 12180. Telp: 021-7250449, 7228413, 7395486 Fax: 021-7395486

38. Nama waralaba : MKExpress
Franchisor : PT Megantara Kencana Express
Bidang usaha : Garai Kurir
Keunikan : Garai kurir sehari sampai.
Berdiri : –
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 20 juta (diluar sewa tempat)
Perkiraan BEP : 2 tahn
Alamat :Wisma Fajar d/h Fairbanks Blok B Lt 2 no 23. Jl Pintu 1 Senayan jakarta 10270. Telp: 021-70919914 Fax: 021-5742342

39. Nama waralaba : Mr. Burger
Franchisor : PT Gempita Indonesia Muda
Bidang usaha : Garai Burger
Keunikan : Garai Burger, paket investasinya dari yang kecil hingga berbentuk cafe.
Berdiri : 2005
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 3 juta (mini counter), Rp 39 juta (counter oval/ kios), Rp 150 – 250 juta (cafe) dan Rp 500 juta (restoran)
Perkiraan BEP : 2 tahun
Alamat : Jl Raya Moh. Kahfi 1 no 33, Ciganjur Jakarta 12630 Telp: 021-788922 Fax: 021-78892203

40. Nama waralaba : PanelNeon
Franchisor : PT JPG Technology
Bidang usaha : Garai neon panel
Keunikan : Memproduksi neon panel yaitu semacam neon box dengan teknologi baru yang dikembangkan PT JPG sehinggga neonbox yang dihasilkan lebih kaya warna dan bentuk gambar yang ingin ditampilkan lebih banyak .
Berdiri : 2000
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 125 juta
Perkiraan BEP : 3 bulan
Alamat : Jl Pondok Mas V / 69 Baros – Cimahi, Bandung- Jawa Barat. Telp: 022-70123440

41. Nama waralaba : Piccazzo Burger
Franchisor : PT Gastorama Indonesia
Bidang usaha : Garai Burger
Keunikan : Garai burger yang meski dijual digarai kecil sasaran pangsa pasarnya menengah keatas.
Berdiri : 2002
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 4,1 juta (Belum termasuk tempat)
Perkiraan BEP : 2 bulan
Alamat : Jl Sunter Karya Timur 2 A Blok HB 4 no 7A Sunter Agung, Jakarta Utara 14350. Telp: 021-6518577 Fax: 021-65305476

42. Nama waralaba : P-Man
Franchisor : P-Man
Bidang usaha : Garai pidsng goreng
Keunikan : Garai pisang goreng yang menjadi pelopor pisang goreng dengan rasa premium, kreatif dan inovatif.
Berdiri : –
Waralaba Fee: 36 juta (3 tahun)
Total modal awal : Rp 45 juta (belum termasuk tempat)
Perkiraan BEP : 1 tahun
Alamat : Jl Raya pasar minggu no 34 B, Jakarta Selatan. Telp: 021- 7974573 Fax: 021-7974573 Hp: 08161341327

43. Nama waralaba : Pop Licks
Franchisor : PT Popindo Selera Prima
Bidang usaha : Garai Es Krim
Keunikan : Garai Es krim yang dikembangkan oleh PT Popindo Selera Prima.
Berdiri : –
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 18 juta
Perkiraan BEP : 20 bulan
Alamat : Komplek Green Garden Blok D1 / 1 C Jakarta Barat 12530. Telp: 021-5817470 Fax: 021-5817427

44. Nama waralaba : Salsa Chicken & Burger
Franchisor : Salsa chicken & Burger
Bidang usaha : Garai Kebab
Keunikan : Garai burger dan ayam goreng. Garainya kecil dengan konsep mini restoran yang menyediakan ayam goreng, burger dan soft drink-nya.
Berdiri : 2006
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 7 juta
Perkiraan BEP : 6 bulan
Alamat : Jl Masjid An-Nur no 24 Menteng Dalam, Jakarta Selatan. Telp: 021-93115502, 93115501, 70306211

45. Nama waralaba : Senyum Muslim
Franchisor : PT Senyummuslim Waralaba Indonesia
Bidang usaha : Toko buku
Keunikan : Toko buku islam. Selain menjual buku dan majalah islam juga menjual pakaian muslim.
Berdiri : 2005
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 25 juta
Perkiraan BEP : 6 bulan
Alamat : Jl Tebet Timur Dalam 8 no 21 Jakarta Selatan 12820.Telp: 021-8314184 / 70321814 Fax: 021-8301558

46. Nama waralaba : Shafira
Franchisor : PT Shafira Laras Persada
Bidang usaha : Toko busana muslim
Keunikan : Garai busana muslim.
Berdiri : 1989 (mulai franchise 2006)
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 50 juta
Perkiraan BEP : 2 tahun
Alamat : Jl Buah Batu no 165 B bandung. Telp: 022- 7316301 Fax: 022-7314476

47. Nama waralaba : Sport Bordir
Franchisor : PT JPG Technology
Bidang usaha : Garai Bordir
Keunikan : Garai bordir model baru , yakni model model tanpa benang dan jarum. Barang akan dibordir sangat beragam, mulai dari bahan katun hingga bahan kulit untuk dompet atau tas.
Berdiri : –
Waralaba Fee: sistem paket investasi
Total modal awal : Rp 65 juta
Perkiraan BEP : 6 bulan
Alamat : JPG Technology Ltd Jl Pondok Mas V no 69 Baros- Cimahi- Bandung 40532 Telp: 022-6629863 / 70232328 Fax: 022-6644939, 70123441. Http://sportbordir.com

48. Nama waralaba : Star Express
Franchisor : PT Star Express Logistik
Bidang usaha : Garai Kurir
Keunikan : Garai Kurir dari kelompok star grup
Berdiri : 2003 (mulai franchise 2006)
Waralaba Fee: –
Total modal awal : Rp 35 juta
Perkiraan BEP : –
Alamat : Jl Jendral Basuki Rahmat. No 21 Cipinang besar selatan , Telp: 021-8568282 Fax: 021-8566098

49. Nama waralaba : Ta B’nana
Franchisor : Ta B’nana (Ery Ashok)
Bidang usaha : Garai pisang goreng
Keunikan : Garai pisang goreng crispy, ramuannya crispynya buatan sendiri.
Berdiri : 2004 (franchis mulai 2006)
Waralaba Fee: –
Total modal awal : Rp 20 juta
Perkiraan BEP : –
Alamat : Jl Boulevard Raya blok TN 2 / 29 Kelapa gading permai jakarta. Telp: 021-70228469 , 70743589

50. Nama waralaba : Tiki
Franchisor : PT Tiki jalur nugraha eka kurir
Bidang usaha : Jasa kurir
Keunikan : Agen kurui dari PT tiki, perusahaan kurir nasional.
Berdiri : 1990 (mulai franchise 1997)
Waralaba Fee:
Total modal awal : Rp 20 juta (franchise 6,5 juta)
Perkiraan BEP : –
Alamat : Jl Tomang Raya no 11 Jakarta, 11440 Telp: 021-5665262 fax; 5671413

Sumber: Tabloid Duit !

Waralaba dibawah 3 juta

1.Bamboomedia (software computer)
Investasi : 2,3 juta
Alamat : Jl.Merdeka no.46 Denpasar 80235,Bali
Telp: 0361-266521,fax: 265504

2.Bina Apiari Indonesia(Peternakan lebah madu)
Investasi: 1,75juta
Alamat: Jl.Pertanian III 84 Jakarta12520
Telp: 021-78830046

3.Gallery Movie (rental dvd)
Investasi : 2,9 juta
Alamat:Perum Bumi Mas II Blok JJ No. 2 Madiun Jawa Timur 63139
Telp. 0351-7861448, 081 560 1111, 0852 351 41914
E-mail : sagarmathaindonesia@yahoo.com

4.Edam Burger(burger)
Investasi;mulai 2,5juta
Alamat:Jl.Malaka Raya no.84 Perumnas Klender Jakarta Timur
Telp:021-7075559

5.Mr. Burger (burger)
Investasi : Rp 2,3 Juta
Alamat : Jl Raya Moh. Kafi 1 No. 33, Ciganjur – Jakarta.
Telp: 021 78892203

6.Edola Burger (burger)
Investasi: 3juta
Alamat: I Nyoman (021-86610271)

7.Jogja Camp(webhosting & softwere)
Investasi : 3Juta
Alamat : Jl Perintis Kemerdekaan 33, Umbulharjo, Yogyakarta.
Telp: 0274 749 8551

8.Burger’Qu(burger)
Investasi : 3-4,8 Juta
Alamat : Danikerto RT 1/7 Sariharjo, Sleman, Yogyakarta.
Telp: 0274 7145900, 081 7949 4000.
E-mail : BurgerQu_Indonesia@yahoo.com

9.Nelson Ramli(es potong)
Investasi: 3juta
Alamat:Jl.Hayam Wuruk no.120A Jakarta Barat
Telp: 021-6291181

10.Pahala Express(kurir)
Investasi:3,5juta
Alamat:Jl.Matraman Raya no.66 Jakarta Timur
Telp:021-8564107

11.Picazzo Burger(burger)
Investasi:3juta
Alamat:Jl.Sunter Karya Timur 2A Jakarta Utara
Telp:021-6518577

12.Smart Print(digital printing)
Investasi:3juta
Alamat:Jl.Taman Holis Indah Bandung40214
Telp:022-70715486

13.Soyaku(kedelai hitam)
Investasi:2juta
Alamat:Jl.Wonorejo Permai Selatan CC-152 Surabaya
Telp:031-8721453