Category Archives: Inspirasi

Reseller untuk monol kotak

Monol Kotak (sms 081703260509)

Reseller for Round Monol

monol bulat (sms 081703260509)

pink, white, black, light purple, dark purple, brown, green, yellow, orange.

Tips Sukses Bisnis Bengkel Cat Mobil

Bagi para penggila otomotif, penampilan body mobil menjadi salah satu hal yang sangat diperhatikan. Karena bagian body mobil inilah yang pertama kali dapat dilihat oleh orang lain. Hal ini membuat para pemilik mobil saling berlomba memoles mobil yang dimilikinya. Agar selalu terlihat baru dan menawan, cara yang sering digunakan yaitu dengan mengecat ulang mobil yang dimilikinya. Cat ulang mobil memang  merupakan  peluang usaha tersendiri dibidang otomotif yang tak pernah mati gaya.  Beberapa Informasi yang perlu kita perhatikan dalam menjalankan usaha ini, antara lain:

Konsumen

Konsumen bisnis bengkel cat mobil tentunya mereka-mereka yang memiliki mobil sebagai kendaraan pribadinya atau sebagai unit usahanya (jasa transportasi). Keinginan untuk selalu memperbaharui penampilan kendaraan merupakan prospek pasar bisnis ini. Banyaknya resiko kecelakaan yang menyebabkan kerusakan pada body mobil, juga memberikan peluang pasar yang cukup besar untuk meningkatkan jumlah konsumen pada bisnis bengkel cat mobil ini.

Kunci Sukses

Jasa bengkel cat mobil memiliki tarif harga yang lebih mahal dari bengkel mobil pada umumnya. Biasanya untuk jasa pengecatan, tarif yang ditawarkan minimal Rp 2.500.000,00 untuk satu mobil. Namun besarnya harga juga masih bisa disesuaikan dengan ukuran bagian mobil yang akan dicat ulang, sesuai dengan permintaan konsumen.

Proses pengecatan mobil tidaklah mudah, karena untuk menghasilkan cat yang sempurna membutuhkan bahan cat yang berkualitas, tenaga ahli, peralatan bengkel cat mobil yang lengkap, serta fasilitas oven yang memenuhi syarat. Jika faktor tersebut tidak diperhatikan biasanya hasil cat yang diperoleh tidak maksimal seperti cat yang dihasilkan keriting, warna yang dihasilkan belang  (tidak sama), partikel silver tidak sama atau tidak rata, penyemprotan cat yang tidak merata, kurangnya tingkat glossy dari pernish (clear coat) yang digunakan, serta menimbulkan kekurangan lain yang mengurangi kualitas hasil pengecatan.

Dalam menjalankan bisnis bengkel cat mobil, material yang dipakai dalam proses pengecatan juga harus diperhatikan. Berikut kami berikan beberapa jenis cat yang umum digunakan :

1.  Cat Stoving

Cat stoving biasa digunakan pada bengkel cat mobil yang mempunyai oven, karena jenis cat tersebut memerlukan proses pengovenan untuk pengeringannya. Sehingga hasil cat stoving akan lebih keras dan lebih tahan terhadap goresan atau scratch body. Sehingga harga jasa pengecatan mobil dengan cat ini lebih mahal dibandingkan dengan yang lain.

2Cat Lacquer

Jenis yang kedua yaitu cat lacquer, cat jenis ini harganya lebih murah dan lebih cepat kering. Tetapi warna cat yang dihasilkan tidak tahan lama dan mudah kusam, paling lama hanya bertahan kurang lebih satu sampai dua tahun.

3. Cat Urethane

Sedangkan jenis cat urethane biasa dijadikan pilihan kedua bagi para konsumen, karena biayanya lebih murah daripada cat stoving dan hasilnya bisa lebih tahan lama dibandingkan kualitas cat lacquer. Selain itu cat urethane juga memiliki kualitas yang lebih gloss dan tahan lama, walaupun kekerasan atau hardness terhadap goresan masih kurang jika dibandingkan dengan cat stoving.

Selain kualitas cat, perawatan cat mobil juga perlu diperhatikan. Pemolesan dengan obat pemoles  cat mobil bisa dicoba digunakan dalam perawatan cat mobil.

Berikut kami berikan pula tips dan cara yang tepat dalam memoles cat mobil  :

  1. Sebelum memoles cat mobil, pastikan mobil Anda dalam keadaan bersih. Lebih baik jika dicuci terlebih dahulu ( lakukan pencucian di tempat yang terhindar dari matahari langsung ).
  2. Setelah mobil kering, kemudian siapkan obat pemoles yang biasa Anda gunakan. Terlebih dahulu baca aturan pakai yang ada pada bungkus, karena tiap obat memiliki cara atau aturan pakai yang berbeda.
  3. Lakukan pemolesan secara bergantian perbagian, misalnya pada bagian kap mobil terlebih dahulu. Sehingga Anda tidak lupa bagian mana saja yang sudah dipoles, dan tidak perlu mngulangi bagian yang sudah dipoles.
  4. Gunakan obat poles secukupnya, kemudian sapukan dengan gerakan memutar da arah yang teratur menggunakan spon halus yang sudah dibasahi sedikit air.
  5. Obat poles jangan sampai mengenai material plastik maupun karet untuk mencegah bekas sisa obat poles yang kerap kali sulit dihilangkan pada material selain dari permukaan cat.
  6. Biarkan obat poles hingga kering. Setelah itu ganti spon pemoles dengan kain kering dari bahan katun . Poleslah permukaan cat yang telah diberi obat pemoles hingga kering tadi dengan gerakan memutar dan arah yang teratur.
  7. Anda tidak perlu menekan alat pemoles, cukup arahkan alat tersebut dengan gerakan memutar.
  8. Ulangi proses tersebut pada bagian yang belum dipoles, hingga merata semua bagian.

Semoga beberapa tips sukses bisnis bengkel cat mobil yang kami berikan dapat membantu Anda. Salam sukses.

Info terkait :

Berbisnis Salon Mobil Masih Berpeluang
Ketekunan, Merubah Kerugian Menjadi Keuntungan
Membuka Bisnis Bengkel Mobil
Kisah Sukses seorang Pembersih Kaca

Sumber gambar : tipshandal.blogspot.com dan http://202.43.165.157/gramedia/otomotif/otoweb/index.php?templet=otonews/Content/0/0/1/7/2814

Kreasi Kerajinan Kertas Koran Bekas

Yogyakarta sebagai kota budaya dikenal dengan beraneka ragam hasil kerajinan tangan. Bahan baku yang biasa digunakan untuk kerajinan tangan pun beraneka ragam, mulai dari perak, berbagai macam kayu, berbagai macam kain, dll. Barang kerajinan yang diproduksi pun tak kalah ragamnya, mulai dari perhiasan, tas, sandal, hingga miniatur-miniatur yang menarik.

Kreatifitas masyarakat Yogyakarta boleh dibilang tak pernah redup ditelan jaman. Kini dengan semakin merebaknya informasi tentang pemanasan global, orang-orang kreatif pun berlomba-lomba mencari inovasi untuk memanfaatkan barang-barang bekas untuk menjadi barang yang bisa dipakai kembali. Salah satu inovasi yang memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas adalah kerajinan dengan bahan baku kertas koran.

Mungkin sebagian dari kita akan mengernyitkan dahi ketika mendengar ada sandal yang terbuat dari kertas koran. Namun berkat kreatifitas dan ketekunan, kini telah ada sandal dengan bahan baku utamanya berupa kertas koran yang tentunya awet, kuat, dan tahan lama. Tidak hanya sandal saja yang bisa dibuat dari kertas koran. Berbagai macam tas dengan ukuran dan model yang bervariatif pun bisa Anda miliki. Selain itu, ada pula tas laptop yang unik dengan bahan baku kertas koran, dan tempat tisu yang akan menambah eksotik meja tamu rumah Anda.

Kerajinan dari kertas koran ini pun tidak bisa dipandang sebelah mata, karena produk kerajinan ini telah sampai ke Amerika Serikat. Hal tersebut tidaklah mengherankan, karena kini dimanapun Anda berdomisili, Anda bisa mendapatkan berbagai macam hasil kerajinan dari kertas koran tanpa perlu datang langsung ke Yogyakarta. Dengan memanfaatkan fasilitas internet, Anda bisa memesan berbagai macam kerajinan tersebut melalui contact support bisnisUKM.com.

KATALOG PRODUK
Silahkan download katalog produk berikut untuk lebih lengkapnya ( klik kanan dan pilih Save link as):
Katalog Berbagai Sandal (PDF File, ukuran 443 KB)
Katalog Tas dan kotak tissue ( PDF file, ukuran 324 KB)

Informasi Pemesanan
» Telp. 0274-3000-422 (10.00 AM – 16.00 PM)
» SMS : 081 329 612 111 ( 24 jam )
» Email : support@bisnisukm.com
Beberapa Contoh Produk Kerajinan kertas koran bekas

sandal-kerajinan-kertas

box-tissue-kerajinan-kertas
tas-kerajinan-kertas
tas-kerajinan-kertas-2
tas-kerajinan-kertas-3
sandal-kerajinan-kertas-2
tas-kerajinan-kertas-5
tas-kerajinan-kertas-4
sandal-kerajinan-kertas-3
sandal-kerajinan-kertas-4sumber: http://bisnisukm.com/kreasi-kerajinan-kertas-koran-bekas.html

Jangan Pernah Kesampingkan Peluang Usaha Agrobisnis Jamur Tiram

Sengaja saya ambil headline artikel ini dengan tema diatas karena banyak sekali entrepreneur muda yang jarang  melirik peluang usaha agribisnis. Saya sendiri tidak tahu apa alasannya.

Entah karena nggak keren atau karena kurang gaul, yang jelas, tidak banyak entrepeneur muda yang terjun di bidang agribisnis.

Padahal menurut saya, “kultur dan budaya bisnis di Indonesia” sangat cocok untuk usaha agrobisnis. Tapi baiklah, saya tidak akan mempermasalahkannya terlalu jauh.

Saya akan langsung menuju topik utama DokterBisnis.Net kali ini, “Jangan Pernah Remehkan Peluang Usaha Agrobisnis Jamur Tiram”. Saya sangat beruntung karena teman saya yang terjun di usaha ini, ibu Yanti, mau menceritakan kepada saya tentang usaha budidaya jamur tiram ini.

Sebenarnya artikel saya ini pernah di muat di www.infoagrobisnis.com, salah satu situs saya selain DokterBisnis.Net. Akan tetapi daripada anda kesusahan untuk mencarinya, maka saya berinisiatif untuk mempostingnya di sini. Ok, langsung aja ke TKP…

Siapa yang tak kenal dengan jamur tiram. Jamur dengan rasa yang enak seperti daging ini banyak digemari oleh masyarakat. Permintaan pasar yang terus meningkat memberikan angin segar bagi para pembudidaya jamur tiram.

Setahu saya usaha budidaya jamur tiram ini nggak begitu susah. Harga jualnya juga relatif stabil. Pertumbuhannya cukup cepat dengan tingkat kegagalan yang minim, terutama akibat serangan hama.

Kalau saya tidak salah, bibit media tanam (baglog) biasa dibeli dengan harga 2 ribu, bisa anda panen hanya dalam waktu 2 sampai 3 bulan saja. Satu baglog mampu menghasilkan kira-kira sekitar 1 kg jamur tiram putih.

Harga jualnya adalah 10 ribu per kg untuk jamur tiram putih segar dan 40 ribu per kg untuk jamur tiram kering. Pembuatan baglog dan kumbung jamur tiram putih tidak terlalu sulit. Hanya saja ada satu hal yang harus anda perhatikan, yaitu usahakan pembuatan kumbung jamur tiram dibuat di daerah dengan kelembaban yang tinggi dan intensitas matahari yang rendah.

Rak sebagai tempat dimana baglog disusun juga hanya menggunakan bilah-bilah bambu. Anda bisa menggunakan atap yang terbuat dari anyaman bambu (gedek) atau genting untuk kumbung jamur. Yang penting tidak terkena hujan dan matahari langsung. Dan juga, hindari pestisida, kata mbak Oktivia.

Untuk dinding kumbung, sebaiknya anda alasi dengan plastik yang berfungsi sebagai penyejuk ruangan kumbung jamur. Untuk baglognya, anda bisa beli di pasaran dengan kisaran harga 2-3 ribu rupiah.

Akan tetapi apabila anda ingin membuat baglog sendiri guna menekan biaya, proses pembuatannya adalah sebagai berikut:

Bahan yang dibutuhkan :

  1. Bibit media tanam.
  2. 50 kg serbuk gergaji.
  3. 10 kg bekatul (dedak halus).
  4. Satu kg kapur.
  5. 14 kg air.
  6. Polybag.
  7. Cincin, terbuat dari bambu yang dipotong.
  8. Plastik, kapas dan karet penutup.

Langkah pembuatan :

  1. Campurkan bahan berupa serbuk gergaji, bekatul, kapur dan air lalu aduk hingga merata.
  2. Masukkan bahan sebanyak 500 gram dalam polybag lalu dikancing dan tutup dengan plastik dan ikat dengan karet sehingga membentuk seperti lubang tutup botol (baglog).
  3. Sterilisasi media dengan cara steam baglog dalam autoclave bertekanan 1,5-2,5 bar atau 200 derajad celcius selama 2 jam.
  4. Dinginkan baglog dalam ruangan selama 6-10 jam.
  5. Masukkan bibit media tanam dalam lubang baglog lalu ratakan kemudian sumbat dengan kapas dan ikat kembali dengan plastik dan karet.
  6. Simpan baglog dalam ruangan pemutihan sehingga terjadi penyebaran bibit miselium dari bagian atas baglog ke bagian bawahnya sehingga baglog yang awalnya bewarna cokelat berubah menjadi putih. (dalam waktu 3 minggu miselium telah menyebar lebih dari 3/4 baglog dan baglog siap dipindahkan ke rak pertumbuhan).
  7. Simpan baglog dalam rak dengan cara terlentang dan ditumpuk hingga 10 tumpukan.
  8. Seminggu kemudian jamur telah ditumbuhi dengan miselium dan jamur siap tumbuh.
  9. Buka ikatan dan kapas pada cincin sehingga batang jamur dapat tumbuh keluar.
  10. Dalam 1-2 minggu berikutnya jamur sudah matang dan siap dipanen.

Kalau pemasarannya usaha budidaya jamur tiram putih ini gimana? Pertanyaan yang bagus. Yang paling sederhana untuk anda lakukan adalah, beriklan. Supaya anda tidak salah pasang iklan, silahkan baca artikel saya tentang cara pasang iklan yang benar.

Dan kalau anda ingin pasang iklan online, silahkan baca yang satu ini. Sedangkan kalau anda ingin promosi, sebaiknya anda baca dulu tujuan promosi bagian 1 dan tujuan promosi bagian 2. Disitu ada contoh-contoh promosi berikut tujuannya.

Tapi yang perlu pertama kali harus anda perhatikan adalah, sebaiknya anda mencari informasi detail peluang usaha budidaya jamur tiram terlebih dahulu. Setelah itu, anda bisa melakukan riset pemasaran untuk mengetahui potensi bisnis jamur tiram putih ini.

Nah, untuk simulasi analisa biaya dan keuntungannya peluang usaha agribisnis jamur tiram putih, bisa anda lihat di bawah ini :

Investasi awal :
Pembuatan kumbung dan rak bambu : Rp 2.000.000,00
Autoclave : Rp 7.500.000,00
Sewa lahan 3 tahun : Rp 6.000.000,00
Perlengkapan Budidaya : Rp. 6.000.000,00

Total investasi awal : Rp 21.500.000,00

Bahan baku :
Bibit : Rp. 700 .000,00
Serbuk gegaji, bekatul, kapur : Rp 800.000,00
Polybag, plastik, karet, kapas : Rp 2.500.000,00
Total biaya bahan baku : Rp 4.000.000,00

Biaya operasional :
Gaji karyawan 6 orang : Rp 4.500.000,00
Honor karyawan borongan 15 orang @Rp. 20.000,00 : Rp. 3.000.000,00
Listrik, air, telepon : Rp. 500.000,00
Transportasi : Rp. 300.000,00
Total biaya operasional : Rp 8.300.000,00

Biaya pemasaran :
Iklan : Rp. 400.000,00
Komisi sales (5% dari omset) : Rp. 1.000.000,00
Total biaya pemasaran : Rp. 1.400.000,00

Omset :
Penjualan jamur tiram segar : Rp. 20.000.000,00

Keuntungan bersih :
Rp. 20.000.000,00 – (Rp. 4.000.000,00 + Rp. 8.300.000,00 + Rp. 1.400.000,00) = Rp. 6.300.000,00

Mantab kan? Kalau anda tertarik terjun di usaha agrobisnis budidaya jamur tiram putih ini, nggak usah malu-malu. Biar saja anda dibilang tangan petani atau tangan kera karena tangan anda besar-besar dan kotor habis panen jamur tiram.

Yang penting anda bisa beli susu buat anak anda, syukur-syukur bisa beli mobil kijang kapsul seri terbaru untuk istri anda, insya Allah…

(sumber gambar : bisnisjamurtiram.blogspot.com, sumber info : http://www.dokterbisnis.net/2010/03/21/jangan-pernah-remehkan-peluang-usaha-agrobisnis-jamur-tiram/)

Tips Bisnis Kilat : Bagaimana Memulai Membuka Usaha Makanan

Kalau anda suka dengan usaha yang “berbau makanan”, ada tips singkat tentang bagaimana membuka peluang bisnis makanan.

Tips ini saya peroleh dari teman dekat saya, mas Yanuar Gajaksahda. Kebetulan mas Yanuar ini adalah seorang pebisnis yang punya hobi kuliner bareng istrinya.

Saya juga hobi kuliner. Bedanya hanya satu, saya lebih suka kuliner gratis alias dibayarin. Berikut ini tips singkat membuka usaha makanan dari mas Yanuar, monggo silahkan dinikmati…

Keberhasilan memulai membuka usaha makanan tidak hanya bergantung pada kemampuan membuat makanan yang lezat. Mengetahui cara bagaimana membuat makanan yang lezat dengan bisa mengelola sebuah bisnis adalah dua hal yang berbeda.

Dua hal tersebut harus anda gabungkan. Jadi selain anda tahu bagaimana cara membuat makanan yang enak, anda juga harus mengetahui bagaimana caranya membangun usaha makanan.

Dimulai dari produk, selalu perbaharui dan perbaiki kualitas masakan anda. Untuk mengetahui kualitas rasa dari masakan yang anda buat, gunakanlah selalu metode riset pemasaran. Caranya cukup mudah, berikan sampel kepada teman atau saudara terdekat anda untuk mengetahui pendapat mereka terhadap produk anda.

Setelah anda mendapatkan segala keinginan mereka, segera perbaiki produk anda sesuai dengan apa yang mereka mau. Anda juga harus bisa untuk selalu memperbarui resep serta memperbaiki penampilan makanan dan cara penyajiannya.

Untuk masalah pemasaran usaha makanan, perlu anda pikirkan juga bagaimana rencana outlet atau distribusi penjualan anda. Apakah anda berencana membuka toko makanan atau anda lebih suka bekerjasama dengan pihan lain. Terserah anda.

Yang penting, pertimbangkanlah baik buruknya sebelum anda memutuskan. Contoh sederhananya adalah jika anda memilih untuk membuka usaha makanan basah, anda bisa melakukan kerjasama dengan toko-toko makanan yang lokasinya strategis.

Jika anda tertarik untuk membuat gerai bisnis makanan sendiri, anda bisa mengambil konsep franchise untuk mengembangkan usaha anda. Anda juga bisa melakukan sistem konsinyasi dengan kantin-kantin sekolah misalnya. Lobilah kantin tersebut agar anda dapat mensuplai produk usaha makanan anda setiap hari.

Khusus untuk hal ini, anda harus memperhatikan sistem pengantarannya, karena hal ini berkaitan dengan ketepatan waktu serta biaya transportasi yang ujung-ujungnya mempengaruhi keuntungan anda.

Pikirkan juga teknologi yang anda gunakan dalam memulai membuka usaha makanan anda. Pertimbangkanlah, apakah pembuatan produk anda memerlukan ruangan khusus untuk mempersiapkannya, atau anda perlu membeli peralatan tertentu untuk menyimpan bahan baku.

Namun yang perlu anda pahami adalah pada saat awal memulai membuka usaha makanan, usahakan anda meminimalisasi pengeluaran untuk investasi teknologi produksi yang terlalu tinggi. Entah dengan menyewa mesinnya atau mencari mesin yang jauh lebih sederhana. Tujuannya agar beban kebutuhan modal awal usaha makanan anda tidak terlalu berat.

Setelah usaha bisnis makanan anda berjalan lancar dan punya keuntungan lebih, anda dapat membeli peralatan produksi tersebut. Tapi ingat, hal itu anda lakukan jika memungkinan. Jika tidak, jangan pernah mengorbankan kualitas produk bisnis makanan anda demi pengiritan modal investasi awal.

Selain beberapa hal diatas, anda juga harus memikirkan bahwa produk anda aman untuk dikonsumsi. Bisa jadi anda harus menguji makanan anda terlebih dahulu kepada pihak yang berkompeten untuk memastikan keamanan produk anda agar tidak menjadi masalah di kemudian hari.

Satu lagi yang harus anda perhatikan, kemasan yang menjual. Selain bisa memberikan nilai lebih bagi produk anda, kemasan yang menjual juga dapat meningkatkan image produk anda yang akhirnya bisa mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Kemasan makanan bisa berasal dari plastik maupun kertas, yang penting aman untuk digunakan.

Terakhir, dalam memulai bisnis apapun termasuk memulai membuka usaha makanan, anda harus mengalahkan rasa takut gagal pada diri anda. Pikiran-pikiran seperti apakah produknya nanti laku atau tidak, bagaimana jika nanti ada yang mengeluh atau bagaimana jika anda rugi harus anda tepis jauh-jauh.

Caranya adalah dengan berpikiran positif, segera bertindak dan terus-menerus berusaha. Anda harus mempersiapkan mental usaha anda dan memahami bahwa usaha yang berhasil hanya dapat dicapai melalui proses yang penuh hambatan, insya Allah…

(sumber gambar : smsmile.wordpress.com, sumber info : http://www.dokterbisnis.net/2010/03/31/tips-bisnis-kilat-bagaimana-memulai-membuka-usaha-makanan/)

Menikmati Peluang Usaha Bubur Buah

KOMPAS.com — Bubur atau puree memberikan banyak manfaat bagi para pengusaha buah. Dalam bentuk puree, selain tahan lama, buah juga mudah disimpan. Kepraktisan inilah yang membuat permintaan puree di dalam dan luar negeri cukup besar. Bahkan, pasokan yang ada belum mencukupi.

Kita tidak bisa menyimpan buah segar dalam waktu yang terlalu lama. Karena itu, saat panen melimpah, penyimpanan buah menjadi masalah. Banyak buah yang terbuang sia-sia karena membusuk.

Salah satu solusi masalah ini adalah dengan membuat bubur atau puree dari buah. Maklum, dalam bentuk puree, buah dapat disimpan dengan lebih mudah dan lebih tahan lama.

Sholeh BH Kurdi, pemilik CV Promindo Utama, sudah memproduksi puree buah sejak tahun 2004. Promindo Utama adalah salah satu binaan pengusaha Departemen Pertanian. Promindo juga menjadi proyek percontohan (pilot project) produsen puree di Jawa Barat.

Awalnya, Sholeh hanya ingin menampung sisa panen mangga yang berlimpah di Cirebon sebab buah ini tak dapat bertahan lama dan hanya berbuah pada musimnya.

Nah, dalam bentuk puree, produsen mangga bisa menyimpannya sampai tujuh bulan. “Bisa bertahan hingga musim panen mangga selanjutnya,” kata Sholeh.

Untuk membuat puree itu, Sholeh melumatkan buah dan menyaringnya hingga menjadi berbentuk seperti bubur. Ia lalu memproses bubur dengan mesin pasteurisasi sebelum mengemas dan menyimpannya. Dia biasa mengemas puree dalam kemasan botol ataupun jeriken.

Sholeh tak hanya membuat puree dari Mangga. Dia juga memproduksi puree jambu biji, sirsak, stroberi, lemon, dan nanas.

Dia menjual hampir semua produknya dengan harga Rp 15.000 per liter. Cuma harga puree mangga gedong gincu dan stroberi yang berbeda, yakni Rp 20.000 per liter dan Rp 18.000 seliter.

Promindo membuat puree berdasarkan pesanan yang masuk. Tiap bulan, Sholeh menjual tiga sampai lima ton puree. Artinya, Sholeh kira-kira meraup omzet minimal Rp 45 juta per bulan.

Dia mendistribusikan puree ke pabrik jus buah di Jakarta dan Bandung. Konsumen puree lainnya adalah pembeli langsung.

Bubur buah ini memiliki banyak kegunaan, misalnya untuk membuat selai, campuran yoghurt, ataupun topping untuk puding. Bisa juga untuk membuat jus buah untuk konsumsi sendiri ataupun dijual di gerai eceran. Kita tinggal menambahkan gula dan air.

Adapun Sutomo, pemilik PT Semesta Alam Petro, hanya khusus membuat puree buah markisa. Cara pembuatannya sedikit berbeda.

Sutomo mengambil daging markisa dan memisahkan bijinya. Lalu, dia membekukan air sari buah markisa. “Selanjutnya, terserah mau membuat sirup atau jadi bahan kue,” kata Sutomo.

Sutomo melihat bisnis puree markisa memiliki pasar yang potensial. Saat ini dia tengah melayani pengiriman puree markisa untuk pasar Australia. Setiap tiga bulan sekali dia mengirim 15 ton puree markisa ke Australia.

Untuk pasar ekspor, Sutomo menjual puree markisa itu seharga 1,9 dollar AS per kilogram. Alhasil, Sutomo meraup omzet Rp 90 juta-Rp 100 juta saban bulan dengan margin keuntungan 30 persen.

Untuk melayani kebutuhan pasar lokal, Sutomo memproduksi puree markisa dalam bentuk sirop. Sirop tersebut terbuat dari sari markisa murni yang dipanaskan dan ditambah gula sebagai pengawet.

Dia menjual sirop markisa ini di Jakarta dan Surabaya dengan harga grosir Rp 10.000 per botol ukuran 500 mililiter. Karena produk baru, Sutomo mengumpulkan omzet Rp 20 juta per bulan. “Marginnya sangat kecil, hanya sekitar 5 persen,” kata Sutomo.

Sutomo melihat prospek bisnis puree markisa sangat cerah, khususnya untuk pasar mancanegara. Pasokannya ke Australia itu hanya separuh dari permintaan pasar di sana. Adapun kebutuhan puree markisa di Eropa mencapai 120.000 ton setahun. Kebutuhan tersebut merupakan 30 persen total dari kebutuhan dunia. Minat? (Kontan)