Category Archives: Tips

Tips Sukses Bisnis Bengkel Cat Mobil

Bagi para penggila otomotif, penampilan body mobil menjadi salah satu hal yang sangat diperhatikan. Karena bagian body mobil inilah yang pertama kali dapat dilihat oleh orang lain. Hal ini membuat para pemilik mobil saling berlomba memoles mobil yang dimilikinya. Agar selalu terlihat baru dan menawan, cara yang sering digunakan yaitu dengan mengecat ulang mobil yang dimilikinya. Cat ulang mobil memang  merupakan  peluang usaha tersendiri dibidang otomotif yang tak pernah mati gaya.  Beberapa Informasi yang perlu kita perhatikan dalam menjalankan usaha ini, antara lain:

Konsumen

Konsumen bisnis bengkel cat mobil tentunya mereka-mereka yang memiliki mobil sebagai kendaraan pribadinya atau sebagai unit usahanya (jasa transportasi). Keinginan untuk selalu memperbaharui penampilan kendaraan merupakan prospek pasar bisnis ini. Banyaknya resiko kecelakaan yang menyebabkan kerusakan pada body mobil, juga memberikan peluang pasar yang cukup besar untuk meningkatkan jumlah konsumen pada bisnis bengkel cat mobil ini.

Kunci Sukses

Jasa bengkel cat mobil memiliki tarif harga yang lebih mahal dari bengkel mobil pada umumnya. Biasanya untuk jasa pengecatan, tarif yang ditawarkan minimal Rp 2.500.000,00 untuk satu mobil. Namun besarnya harga juga masih bisa disesuaikan dengan ukuran bagian mobil yang akan dicat ulang, sesuai dengan permintaan konsumen.

Proses pengecatan mobil tidaklah mudah, karena untuk menghasilkan cat yang sempurna membutuhkan bahan cat yang berkualitas, tenaga ahli, peralatan bengkel cat mobil yang lengkap, serta fasilitas oven yang memenuhi syarat. Jika faktor tersebut tidak diperhatikan biasanya hasil cat yang diperoleh tidak maksimal seperti cat yang dihasilkan keriting, warna yang dihasilkan belang  (tidak sama), partikel silver tidak sama atau tidak rata, penyemprotan cat yang tidak merata, kurangnya tingkat glossy dari pernish (clear coat) yang digunakan, serta menimbulkan kekurangan lain yang mengurangi kualitas hasil pengecatan.

Dalam menjalankan bisnis bengkel cat mobil, material yang dipakai dalam proses pengecatan juga harus diperhatikan. Berikut kami berikan beberapa jenis cat yang umum digunakan :

1.  Cat Stoving

Cat stoving biasa digunakan pada bengkel cat mobil yang mempunyai oven, karena jenis cat tersebut memerlukan proses pengovenan untuk pengeringannya. Sehingga hasil cat stoving akan lebih keras dan lebih tahan terhadap goresan atau scratch body. Sehingga harga jasa pengecatan mobil dengan cat ini lebih mahal dibandingkan dengan yang lain.

2Cat Lacquer

Jenis yang kedua yaitu cat lacquer, cat jenis ini harganya lebih murah dan lebih cepat kering. Tetapi warna cat yang dihasilkan tidak tahan lama dan mudah kusam, paling lama hanya bertahan kurang lebih satu sampai dua tahun.

3. Cat Urethane

Sedangkan jenis cat urethane biasa dijadikan pilihan kedua bagi para konsumen, karena biayanya lebih murah daripada cat stoving dan hasilnya bisa lebih tahan lama dibandingkan kualitas cat lacquer. Selain itu cat urethane juga memiliki kualitas yang lebih gloss dan tahan lama, walaupun kekerasan atau hardness terhadap goresan masih kurang jika dibandingkan dengan cat stoving.

Selain kualitas cat, perawatan cat mobil juga perlu diperhatikan. Pemolesan dengan obat pemoles  cat mobil bisa dicoba digunakan dalam perawatan cat mobil.

Berikut kami berikan pula tips dan cara yang tepat dalam memoles cat mobil  :

  1. Sebelum memoles cat mobil, pastikan mobil Anda dalam keadaan bersih. Lebih baik jika dicuci terlebih dahulu ( lakukan pencucian di tempat yang terhindar dari matahari langsung ).
  2. Setelah mobil kering, kemudian siapkan obat pemoles yang biasa Anda gunakan. Terlebih dahulu baca aturan pakai yang ada pada bungkus, karena tiap obat memiliki cara atau aturan pakai yang berbeda.
  3. Lakukan pemolesan secara bergantian perbagian, misalnya pada bagian kap mobil terlebih dahulu. Sehingga Anda tidak lupa bagian mana saja yang sudah dipoles, dan tidak perlu mngulangi bagian yang sudah dipoles.
  4. Gunakan obat poles secukupnya, kemudian sapukan dengan gerakan memutar da arah yang teratur menggunakan spon halus yang sudah dibasahi sedikit air.
  5. Obat poles jangan sampai mengenai material plastik maupun karet untuk mencegah bekas sisa obat poles yang kerap kali sulit dihilangkan pada material selain dari permukaan cat.
  6. Biarkan obat poles hingga kering. Setelah itu ganti spon pemoles dengan kain kering dari bahan katun . Poleslah permukaan cat yang telah diberi obat pemoles hingga kering tadi dengan gerakan memutar dan arah yang teratur.
  7. Anda tidak perlu menekan alat pemoles, cukup arahkan alat tersebut dengan gerakan memutar.
  8. Ulangi proses tersebut pada bagian yang belum dipoles, hingga merata semua bagian.

Semoga beberapa tips sukses bisnis bengkel cat mobil yang kami berikan dapat membantu Anda. Salam sukses.

Info terkait :

Berbisnis Salon Mobil Masih Berpeluang
Ketekunan, Merubah Kerugian Menjadi Keuntungan
Membuka Bisnis Bengkel Mobil
Kisah Sukses seorang Pembersih Kaca

Sumber gambar : tipshandal.blogspot.com dan http://202.43.165.157/gramedia/otomotif/otoweb/index.php?templet=otonews/Content/0/0/1/7/2814

Iklan

Panduan Praktis Pembuatan Kolam Tanah

Kolam, khususnya kolam tanah merupakan hal yang paling vital pada usaha budidaya apapun. Terkadang, banyak pelaku bisnis maupun petani ikan tidak memperhatikan kaidah-kaidah dasar pembuatan kolam.

Padahal jika dalam membuat kolam tanah tersebut asal-asalan, resiko yang ditanggung akan lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan pada waktu pembuatannya.

Contohnya seperti kolam cepat rusak, pematang ambrol atau hasil panen tidak maksimal akibat kesalahan pembuatan kolam tanah. Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam membuat kolam tanah.

A. BENTUK KOLAM

Kolam dibuat berbentuk persegi panjang dengan panjang kolam maksimal 50 m, panjang kolam sekitar 2-3 kali lebar kolam. Pembuatan kolam budidaya dengan memperhatikan dimensi2 berikut ini :

  1. Ukuran kolam 15 m x 10 m.
  2. Tinggi pematang 1 m.
  3. Lebar pematang 50 cm – 1 m.
  4. Lebar pematang bawah 3 m.
  5. Lebar kamalir 40 cm.
  6. Kedalaman kamalir 25 cm.
  7. kemiringan kolam 3%.

Petunjuk Teknis Pembuatan Kolam Budidaya :

  1. Pembuatan Kolam
    Kolam digali dgn ukuran panjang 25 m dan lebar 10 m dengan kedalaman kolam bagian paling dangkal 80 cm dan paling dalam 180 cm. Kolam dibuat miring 3% dengan cara setiap panjang 10 m dibuat selisih ketinggian 30 cm.
  2. Pembuatan Pematang
    Lebar pematang atas 1 m , lebar pematang bawah 3 m kemudian tanah dipadatkan. Kemudian tanah ditimbun, tiap timbunan setebal 20 cm tanah dibasahi kemudian dipadatkan dengan injakan kaki. Setelah itu lerengnya dipukul pakai bambu.
  3. Pembuatan Kamalir
    Disekeliling pematang atau ditengah kolam dibuat cerukan (galian agak mendalam) untuk pengeluaran air dengan lebar 50 cm kedalaman minimal 20 cm.
  4. Pintu Air
    Saluran air disini cukup menggunakan pipa pralon ukuran 4”. Pipa tersebut diberi saringan kawat. Pipa pemasukan ada satu pada posisi atas pada jarak 20 cm dari permukaan pematang. Pipa pemasukan berjarak tidak kurang dari 75 cm dari dasar kolam. Pipa pemasukan menjorok kedalam dengan panjang 1 m. Pipa pengeluaran ada 2 buah, bagian atas untuk mengatur ketinggian air dalam kolam dan bagian bawah untuk pengurasan. Pada pipa pemasukan air, bagian bawah disemen untuk menghindari kerusakan pematang karena rembesan air.
  5. Dermaga
    Dermaga dibuat untuk memudahkan pemberian pakan dan pengambilan sample air. Jumlah dermaga tiap kolam satu, dibuat di tengah garis panjang kolam. Dermaga dibuat menjorok kedalam kolam sepanjang 2 m dan dibuat titian dari bambu.

B. SALURAN KOLAM

Saluran kolam terbagi menjadi 3 bagian : saluran utama , saluran pembagi dan saluran pembuangan.

  1. Saluran Utama
    Saluran utama adalah saluran air (primer) yang langsung berhubungan dengan sumber air utama (sungai, waduk ). Dasar saluran utama dibuat datar agar tidak terjadi pengendapan lumpur pada saluran. Untuk areal budidaya yg luas, saluran utama terletak di tengah areal perkolaman. Saluran utama dibuat dengan kedalaman 15 cm lebih rendah dari sumber air. Lebar saluran 1m dan kedalamannya 20 cm.
  2. Saluran Pembagi
    Saluran pembagi digunakan untuk menghubungkan saluran utama dengan kolam. Kedalaman saluran pembagi dibuat 15 cm lebih rendah dari saluran utama supaya aliran lebih cepat.
  3. Saluran Pembuangan
    Saluran ini berfungsi untuk mengalirkan air buangan dari kolam ke sungai. Lebar saluran 1 m dan kedalaman 40 cm atau lebih rendah dari saluran pemasukan air ke kolam.

(sumber gambar : www.bi.go.id)

Teknik Pemupukan Kolam Yang Efektif & Efisien

Banyak dari para petani ikan di Indonesia tidak mengetahui bagaimana sebenarnya pemupukan yang baik, efisien dan efektif.

Padahal, jika kita melakukannya dengan benar, pemupukan merupakan salah satu cara membuat pakan alami yang sangat dibutuhkan oleh benih ikan apapun.

Pemupukan kolam tersebut dapat membuat benih atau bibit ikan yang kita tebar bisa tumbuh dengan cepat dan sehat.

Akan tetapi perlu diingat, pemupukan kolam hanya dilakukan apabila kolam yang bersumber air dalam kondisi tidak subur. Untuk air yang sudah subur, pemupukan tidak perlu karena pakan alami akan tumbuh sendiri.

Bahkan pemupukan pada kolam yang sudah subur bisa berakibat fatal. Tahapannya juga sederhana, terdiri dari pengeringan, pra pemupukan dan pemupukan. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

TAHAP PENGERINGAN

  1. Kolam dikuras dan tanah dasar kolam dicangkul.
  2. Kolam dikeringkan sampai permukaan dasar kolam retak-retak atau dikeringkan selama 1 minggu.
  3. Jika musim hujan dan tanah tidak bisa kering, dibuat becek atau dengan ketinggian air 10 cm dan diberi saponin atau marshall.

TAHAP PRA PEMUPUKAN

  1. Sebelum dialiri air, shelter (jika diperlukan) sudah dipasang terlebih dahulu.
  2. Isi air hingga kedalaman 50 cm, kemudian semua pintu saluran air ditutup supaya tidak ada aliran keluar masuk air ke dalam kolam.
  3. Chek kualitas air : PH kurang dari 7 maka kolam perlu diberi dengan kapur dolomit. Pada pagi hari (jam 6) cek DO jika kurang dari 4 ppm jgn diberi pupuk dulu, kolam diaerasi terlebih dahulu sampai DO mencapai 4 ppm. Cek alkalinitas jika kurang dari < 20 mg/L maka perlu pengapuran terlebih dahulu sampai minimal 50 mg/L. Jika air berlumpur, jangan dilakukan pemupukan terlebih dahulu. Biarkan lumpur mengendap baru diberi pupuk. Cek suhu pada air jika < 180C jangan diberi pupuk dulu biarkan suhu air naik sampai dengan 180C. Cek dengan secchi disk, jika menunjukkan angka kurang lebih 25 cm, maka air tidak perlu pemupukan karena air sudah ada pertumbuhan plankton yang memadai.

TAHAP PEMUPUKAN

  1. Obyek yang menjadi tujuan pemupukan adalah air sebagai media hidup plankton bukan tanah.
  2. Jenis pupuk yang dipakai adalah pupuk buatan yang banyak mengandung phospor dan nitrogen (untuk kolam yang baru akan dipakai).
  3. Pupuk organik kurang baik untuk pemupukan karena mempunyai efek samping menghasilkan alga (lumut) yang berlebihan yang akan mengurangi kadar DO dalam air juga menghalangi sinar matahari untuk pertumbuhan plankton.
  4. Pemakain pupuk pada kolam bervariasi tergantung dari pupuk yang kita pakai. Disarankan untuk memakai pupuk jenis powder jika terjadi kelangkaan pupuk bisa memakai pupuk bentuk lain.
  5. Pupuk yang berbentuk bubuk (powder) pemakainnya dengan cara menaburkannya pada seluruh areal permukaan kolam. Karena pupuk tipe ini mampu larut dalam air secara cepat sehingga pupuk tersebut sudah larut sebelum mencapai dasar kolam.
  6. Pupuk yang berbentuk cair. Pemakainnya dengan cara mencampurkan terlebih dahulu dengan air sebelum dimasukkan kedalam kolam. Komposisi antara pupuk cair dengan air adalah 1 : 10.
  7. Pupuk yang berbentuk butiran yang besar. Pemakainnya adalah dengan melarutkan dalam air terlebih dahulu sebelum dimasukkan kedalam kolam. Jika pupuk jenis ini langsung dimasukkan ke dalam kolam maka butiran ini tidak akan larut dalam air dan mengendap di dasar kolam sehingga tujuan pemupukan tidak optimal.
  8. Komposisi pupuk yang harus diberikan dalam kolam tanah adalah sebagai berikut :
  9. NO HARI JUMLAH PUPUK YANG DIBERIKAN / HA
    1. 1 20 kg
    2. 8 10 kg
    3. 14* 10 kg ( * jika diperlukan )
    4. 21* 10 kg ( * jika diperlukan )
  10. Setelah seminggu dari pemupukan, dicek pertumbuhan plankton dengan secchi disk jika menunjukkan angka diatas 40 cm maka pemupukan dilanjutkan, jika menunjukkan angka kurang dari 23 cm maka pemupukan dihentikan.
  11. Cek Ph air pada jam 1 siang jika menunjukkan angka 9,5 pemupukan dihentikan.
  12. Cek DO jika dibawah 4 ppm pemupukan dihentikan.
  13. Jika melakukan penambahan pemupukan bukan dengan menambah dosis pemupukan tetapi dengan lebih sering jadwal pemberian pupuknya.
  14. Jika pertumbuhan plankton sudah cukup air ditambah sampai penuh dan biarkan selama seminggu.
  15. Cek kualitas air dan harus sesuai dengan parameter sebelum penebaran bibit.

(sumber gambar : ruly.blogdetik.com, sumber info : http://www.infoagrobisnis.com/2009/05/teknik-pemupukan-kolam-efektif-efisien.html)

Tips Bisnis Kilat : Bagaimana Memulai Membuka Usaha Makanan

Kalau anda suka dengan usaha yang “berbau makanan”, ada tips singkat tentang bagaimana membuka peluang bisnis makanan.

Tips ini saya peroleh dari teman dekat saya, mas Yanuar Gajaksahda. Kebetulan mas Yanuar ini adalah seorang pebisnis yang punya hobi kuliner bareng istrinya.

Saya juga hobi kuliner. Bedanya hanya satu, saya lebih suka kuliner gratis alias dibayarin. Berikut ini tips singkat membuka usaha makanan dari mas Yanuar, monggo silahkan dinikmati…

Keberhasilan memulai membuka usaha makanan tidak hanya bergantung pada kemampuan membuat makanan yang lezat. Mengetahui cara bagaimana membuat makanan yang lezat dengan bisa mengelola sebuah bisnis adalah dua hal yang berbeda.

Dua hal tersebut harus anda gabungkan. Jadi selain anda tahu bagaimana cara membuat makanan yang enak, anda juga harus mengetahui bagaimana caranya membangun usaha makanan.

Dimulai dari produk, selalu perbaharui dan perbaiki kualitas masakan anda. Untuk mengetahui kualitas rasa dari masakan yang anda buat, gunakanlah selalu metode riset pemasaran. Caranya cukup mudah, berikan sampel kepada teman atau saudara terdekat anda untuk mengetahui pendapat mereka terhadap produk anda.

Setelah anda mendapatkan segala keinginan mereka, segera perbaiki produk anda sesuai dengan apa yang mereka mau. Anda juga harus bisa untuk selalu memperbarui resep serta memperbaiki penampilan makanan dan cara penyajiannya.

Untuk masalah pemasaran usaha makanan, perlu anda pikirkan juga bagaimana rencana outlet atau distribusi penjualan anda. Apakah anda berencana membuka toko makanan atau anda lebih suka bekerjasama dengan pihan lain. Terserah anda.

Yang penting, pertimbangkanlah baik buruknya sebelum anda memutuskan. Contoh sederhananya adalah jika anda memilih untuk membuka usaha makanan basah, anda bisa melakukan kerjasama dengan toko-toko makanan yang lokasinya strategis.

Jika anda tertarik untuk membuat gerai bisnis makanan sendiri, anda bisa mengambil konsep franchise untuk mengembangkan usaha anda. Anda juga bisa melakukan sistem konsinyasi dengan kantin-kantin sekolah misalnya. Lobilah kantin tersebut agar anda dapat mensuplai produk usaha makanan anda setiap hari.

Khusus untuk hal ini, anda harus memperhatikan sistem pengantarannya, karena hal ini berkaitan dengan ketepatan waktu serta biaya transportasi yang ujung-ujungnya mempengaruhi keuntungan anda.

Pikirkan juga teknologi yang anda gunakan dalam memulai membuka usaha makanan anda. Pertimbangkanlah, apakah pembuatan produk anda memerlukan ruangan khusus untuk mempersiapkannya, atau anda perlu membeli peralatan tertentu untuk menyimpan bahan baku.

Namun yang perlu anda pahami adalah pada saat awal memulai membuka usaha makanan, usahakan anda meminimalisasi pengeluaran untuk investasi teknologi produksi yang terlalu tinggi. Entah dengan menyewa mesinnya atau mencari mesin yang jauh lebih sederhana. Tujuannya agar beban kebutuhan modal awal usaha makanan anda tidak terlalu berat.

Setelah usaha bisnis makanan anda berjalan lancar dan punya keuntungan lebih, anda dapat membeli peralatan produksi tersebut. Tapi ingat, hal itu anda lakukan jika memungkinan. Jika tidak, jangan pernah mengorbankan kualitas produk bisnis makanan anda demi pengiritan modal investasi awal.

Selain beberapa hal diatas, anda juga harus memikirkan bahwa produk anda aman untuk dikonsumsi. Bisa jadi anda harus menguji makanan anda terlebih dahulu kepada pihak yang berkompeten untuk memastikan keamanan produk anda agar tidak menjadi masalah di kemudian hari.

Satu lagi yang harus anda perhatikan, kemasan yang menjual. Selain bisa memberikan nilai lebih bagi produk anda, kemasan yang menjual juga dapat meningkatkan image produk anda yang akhirnya bisa mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Kemasan makanan bisa berasal dari plastik maupun kertas, yang penting aman untuk digunakan.

Terakhir, dalam memulai bisnis apapun termasuk memulai membuka usaha makanan, anda harus mengalahkan rasa takut gagal pada diri anda. Pikiran-pikiran seperti apakah produknya nanti laku atau tidak, bagaimana jika nanti ada yang mengeluh atau bagaimana jika anda rugi harus anda tepis jauh-jauh.

Caranya adalah dengan berpikiran positif, segera bertindak dan terus-menerus berusaha. Anda harus mempersiapkan mental usaha anda dan memahami bahwa usaha yang berhasil hanya dapat dicapai melalui proses yang penuh hambatan, insya Allah…

(sumber gambar : smsmile.wordpress.com, sumber info : http://www.dokterbisnis.net/2010/03/31/tips-bisnis-kilat-bagaimana-memulai-membuka-usaha-makanan/)

Menikmati Peluang Usaha Bubur Buah

KOMPAS.com — Bubur atau puree memberikan banyak manfaat bagi para pengusaha buah. Dalam bentuk puree, selain tahan lama, buah juga mudah disimpan. Kepraktisan inilah yang membuat permintaan puree di dalam dan luar negeri cukup besar. Bahkan, pasokan yang ada belum mencukupi.

Kita tidak bisa menyimpan buah segar dalam waktu yang terlalu lama. Karena itu, saat panen melimpah, penyimpanan buah menjadi masalah. Banyak buah yang terbuang sia-sia karena membusuk.

Salah satu solusi masalah ini adalah dengan membuat bubur atau puree dari buah. Maklum, dalam bentuk puree, buah dapat disimpan dengan lebih mudah dan lebih tahan lama.

Sholeh BH Kurdi, pemilik CV Promindo Utama, sudah memproduksi puree buah sejak tahun 2004. Promindo Utama adalah salah satu binaan pengusaha Departemen Pertanian. Promindo juga menjadi proyek percontohan (pilot project) produsen puree di Jawa Barat.

Awalnya, Sholeh hanya ingin menampung sisa panen mangga yang berlimpah di Cirebon sebab buah ini tak dapat bertahan lama dan hanya berbuah pada musimnya.

Nah, dalam bentuk puree, produsen mangga bisa menyimpannya sampai tujuh bulan. “Bisa bertahan hingga musim panen mangga selanjutnya,” kata Sholeh.

Untuk membuat puree itu, Sholeh melumatkan buah dan menyaringnya hingga menjadi berbentuk seperti bubur. Ia lalu memproses bubur dengan mesin pasteurisasi sebelum mengemas dan menyimpannya. Dia biasa mengemas puree dalam kemasan botol ataupun jeriken.

Sholeh tak hanya membuat puree dari Mangga. Dia juga memproduksi puree jambu biji, sirsak, stroberi, lemon, dan nanas.

Dia menjual hampir semua produknya dengan harga Rp 15.000 per liter. Cuma harga puree mangga gedong gincu dan stroberi yang berbeda, yakni Rp 20.000 per liter dan Rp 18.000 seliter.

Promindo membuat puree berdasarkan pesanan yang masuk. Tiap bulan, Sholeh menjual tiga sampai lima ton puree. Artinya, Sholeh kira-kira meraup omzet minimal Rp 45 juta per bulan.

Dia mendistribusikan puree ke pabrik jus buah di Jakarta dan Bandung. Konsumen puree lainnya adalah pembeli langsung.

Bubur buah ini memiliki banyak kegunaan, misalnya untuk membuat selai, campuran yoghurt, ataupun topping untuk puding. Bisa juga untuk membuat jus buah untuk konsumsi sendiri ataupun dijual di gerai eceran. Kita tinggal menambahkan gula dan air.

Adapun Sutomo, pemilik PT Semesta Alam Petro, hanya khusus membuat puree buah markisa. Cara pembuatannya sedikit berbeda.

Sutomo mengambil daging markisa dan memisahkan bijinya. Lalu, dia membekukan air sari buah markisa. “Selanjutnya, terserah mau membuat sirup atau jadi bahan kue,” kata Sutomo.

Sutomo melihat bisnis puree markisa memiliki pasar yang potensial. Saat ini dia tengah melayani pengiriman puree markisa untuk pasar Australia. Setiap tiga bulan sekali dia mengirim 15 ton puree markisa ke Australia.

Untuk pasar ekspor, Sutomo menjual puree markisa itu seharga 1,9 dollar AS per kilogram. Alhasil, Sutomo meraup omzet Rp 90 juta-Rp 100 juta saban bulan dengan margin keuntungan 30 persen.

Untuk melayani kebutuhan pasar lokal, Sutomo memproduksi puree markisa dalam bentuk sirop. Sirop tersebut terbuat dari sari markisa murni yang dipanaskan dan ditambah gula sebagai pengawet.

Dia menjual sirop markisa ini di Jakarta dan Surabaya dengan harga grosir Rp 10.000 per botol ukuran 500 mililiter. Karena produk baru, Sutomo mengumpulkan omzet Rp 20 juta per bulan. “Marginnya sangat kecil, hanya sekitar 5 persen,” kata Sutomo.

Sutomo melihat prospek bisnis puree markisa sangat cerah, khususnya untuk pasar mancanegara. Pasokannya ke Australia itu hanya separuh dari permintaan pasar di sana. Adapun kebutuhan puree markisa di Eropa mencapai 120.000 ton setahun. Kebutuhan tersebut merupakan 30 persen total dari kebutuhan dunia. Minat? (Kontan)

Tips Usaha Kecil yang Sukses

1. Visi. Memiliki visi yang jelas terhadap usaha yang ditekuni dan akan selalu berusaha mengembangkan usaha tersebut. Contoh : Senang atau tidak senang, Dhani Ahmad dapat dijadikan contoh sederhana disini. Setelah berhasil dengan grup Dewa-nya, dengan segala up and down-nya, Dhani terus kemampuan menciptakan lagu untuk penyanyi lain guna memperoleh royalti serta melebarkan usahanya di bidang Management Artist & Music Management Artist.

2. Kreatif dan Inovatif.
Kreatif dan Inovatif akan mengarahkan produk usaha anda berbeda(misalnya Management Artist & Music Management Artist daripada yang lain (khas/unique). Dengan ke-khas-an tersebut, produk anda akan selalu dicari orang, karena sifatnya yang tidak ‘pasaran’.

3. Rajin Bekerja.
Merupakan hal yang wajib dimiliki oleh setiap orang dalam segala hal. Apapun bentuk usahanya, akan selalu dimulai dari nol, kerja keras, baru kemudian menghasilkan. Segala hal selalu butuh proses, dan proses akan selalu membutuhkan waktu. “Di dunia ini, tidak ada yang dapat menggantikan kegigihan…“ Ray Kroc, pendiri McDonald’s

4. Disiplin
. Disiplin dalam segala hal, baik memilah antara kepentingan pribadi – perusahaan, keuangan pribadi – perusahaan, disiplin waktu, maupun disiplin dalam berkomitmen terhadap rekanan/partner. “Given the same facilities, what makes the difference between one people to another is discipline”. (Apabila dua orang diberikan fasilitas yang sama, maka yang akan membedakan satu dengan yang lain adalah kedisiplinannya. Yang satu secara disiplin berusaha mengembangkan dirinya hari demi hari, menggunakan fasilitas yang tersedia sementara yang lainnya tidak)

5. Jujur.
Karena salah satu kunci dari berhasilnya sebuah usaha adalah kepercayaan. Kepercayaan muncul karena kejujuran. Contoh: Rasulullah yang dipercaya Siti Khatidjah untuk memegang dan membesarkan usahanya, dikarenakan sifat jujur rasulullah (Al Amin).

6. Realistis.
Seseorang dikatakan realistis apabila mampu menyeimbangkan antara keinginan dan realita di lapangan misalnya di Music Agency & Management Artist Agency. Sehingga segalanya dapat terkontrol dengan baik. Contoh : Purdi E. Chandra, pendiri Primagama, pertama kali memulai usahanya dari nol besar, dengan menyewa tempat untuk digunakan sebagai tempat bimbingan yang dibayar secara cicilan. Uniknya lagi pembayaran cicilan tersebut mulai akan dilaksakan setelah anak didiknya membayar biaya pelatihan/kursus

7. Mandiri.
Mental mandiri sebaiknya mulai dipupuk sejak dari awal khususnya dalam Music Management & Music Artist. Mental mandiri yang tidak dibiasakan sedari awal akan berubah menjadi mental manja, dengan tanda-tandanya : senang diberi kemudahan dan fasilitas atau bangga mendapat sesuatu secara gratis

8. Tidak Cepat Puas.
Cepat puas akan membuat Anda terhenti dalam bereksplorasi dan mengembangkan usaha Music Management atau Music Artist anda. Dalam jangka waktu panjang, usaha anda menjadi out-off-date untuk kemudian kalah bersaing dan mati.

Temukan informasi mengenai Management ArtistMusic Management ArtistMusic ManagementMusic ArtistMusic AgencyManagement Artist AgencyArtist AgencyManagementArtistPopDangdut hanya di 88db.com

Cara Cepat Bagaimana Mendatangkan Calon Konsumen yang Banyak

Kalau anda perhatikan, banyak pedagang kaki lima di pinggir jalan yang memasang besar-besar karton bertulisan misal, “HARGA MULAI 8 RIBUAN“. Kalau menurut anda, kira-kira apa tujuannya?

Sebenarnya sengaja atau tidak sengaja, mereka paham prinsip sederhana pemasaran, yaitu mendatangkan calon konsumen terlebih dulu. Perkara mau beli apa nggak, itu urusan belakangan.

Pertama kali saya tahu “jurus” ini dari teman SMP saya. Kebetulan ia jualan kambing pada saat menjelang Idul Adha. Waktu itu saya datang untuk sekedar melihat kambing-kambingnya. Ternyata ada banyak, baik yang gemuk maupun yang kecil.

Teman saya ini memasang spanduk berukuran cukup gede bertuliskan “JUAL KAMBING KURBAN HARGA 450 RIBU“. Terus saya tanya, “Harganya segitu ya?”. Ia jawab, “Ya, tapi yang itu…”, sambil menunjuk seekor kambing yang agak kecilan. “Yang penting pembelinya mau datang lihat kambing duluan, ntar kan mau beli”, katanya. Ternyata benar.

Selang beberapa waktu ada seorang ibu yang sedang naik becak turun sambil bertanya, “Harga kambingnya 450 ribu ya mas. Yang mana? Coba saya lihat.” Kemudian teman saya menunjukkan ke kambing yang ukurannya agak kecil tadi.

“Oalah, yang ini tho yang harganya 450 ribu. Tak kirain yang besar. Wah, kalau yang ini kecil sekali mas. Saya ndak suka”, kata ibu tersebut. Tapi apa yang terjadi kemudian. Si ibu tadi melihat-lihat kambing yang lainnya. Dengan gesit teman saya menawarkan sambil menjelaskan kambing-kambingnya ke ibu tadi.

Akhirnya, si ibu-pun mau  membeli seekor kambing yang lebih besar dari yang harganya 450 ribu tadi. Tentunya dengan harga yang berbeda… “Wah, teknik mendatangkan calon konsumen ini ganas juga”, pikir saya.

Kebanyakan orang yang berbisnis memiliki pemahaman yang salah tentang pemasaran. Mereka mempunyai pola pikir untuk langsung mendapatkan konsumen. Disinilah letak permasalahannya. Padahal intinya adalah, anda mendatangkan dulu calon konsumen sebanyak-banyaknya. Setelah mereka datang, baru anda tawarkan produk atau jasa anda.

Masih ingat artikel saya tentang hukum pareto kan? Kalau anda belum baca, silahkan baca artikel prinsip bisnis penting. Di situ saya menjelaskan bahwa untuk mendapatkan 2 orang yang ingin join di grup saya, saya harus menghubungi minimal 50 orang agar mau datang ke presentasi saya.

Asumsinya, saya mendatangkan calon konsumen sebanyak 10 orang, hasil 80% dari 50 orang yang saya hubungi. Jadi saya menelpon 50 orang buat mendatangkan 10 calon konsumen dengan tujuan, 2 orang mau join di grup saya.

Lha terus cara detailnya mendatangkan calon konsumen gimana? He..he..he..seperti biasa, gud kuestion…Caranya sederhana saja, berikan penawaran harga yang “gelap”, kata pakde Tung Desem. Contohnya seperti yang pernah saya lakukan waktu jualan kepiting ekspor.

Waktu itu harga kepiting ekspor per kilonya 40 ribu. Sekilo isi 4-5 ekor kepiting. So, saya buat penawaran harga seperti ini, “KEPITING MERAH FULL DAGING, KOPONG GANTI. HARGA 4000 RUPIAH PER ONS“.

Sebenarnya dalam iklan saya tersebut terdapat harga yang “gelap”. Mengapa dikatakan gelap? Karena calon konsumen belum tahu berapa isi per kilonya, berapa minimal pembeliannya, dari daerah mana kepiting tersebut berasal, kondisi daging kopong yang seperti apa yang bisa diganti dan sebagainya.

Tetapi dengan anda menggunakan cara penawaran harga yang demikian, insya Allah banyak orang yang mau datang untuk melihat produk atau jasa anda. Begitu para calon konsumen itu datang, anda sudah menyediakan program penjualan agar mereka mau membeli produk atau jasa anda. Tapi ingat, anda tidak boleh bohong.

Saat konsumen sudah datang, jelaskanlah secara rinci produk atau jasa anda. Konsumen paling tidak suka dicurangi. Anda harus membangun hubungan baik dengan konsumen anda. Ingatlah selalu bahwa konsumen adalah aset anda. Oke? Saya lanjutkan…

Contoh lain penawaran harga yang “gelap” adalah misalkan anda jualan kompor gas seharga 400 ribuan. Anda memberlakukan pembayarannya dengan sistem angsuran selama 8 bulan. Anda bisa beri penawaran harga yang menarik seperti ini, “KOMPOR GAS DENGAN SISTEM PENGAMAN TERKINI, CICILAN PER HARI CUKUP 1700 RUPIAH TANPA UANG MUKA“. Fantastis kan?

Anda bisa terapkan model headline di atas pada iklan di koran atau di majalah. Tapi sebelum itu, sebaiknya anda pelajari dulu bagaimana cara memasang iklan di koran dan di majalah yang benar.

Nah, saya harap sekarang anda paham. Ubahlah paradigma anda. Anda jangan berharap calon konsumen akan membeli membeli begitu melihat penawaran anda. Tapi tujuan pertama anda adalah memperbanyak lead atau calon konsumen.

Begitu anda mendatangkan calon konsumen yang banyak, kemungkinan besar anda menutup dengan penjualan akan tinggi. Apalagi jika produk atau jasa anda benar-benar sesuai dengan harapan mereka.

Bagaimana, ada yang kurang jelas? Monggo, silahkan ditanyakan bagian mana yang kurang jelas. Insya Allah akan saya jawab jika mampu. Jika tidak, akan saya jadikan pe-er. Siapa tahu nanti saya nemu jawabannya. Ayo, ojo sungkan-sungkan nak arep takon kata orang Jogja. Artinya, jangan malu-malu kalau anda mau bertanya… :)

sumber: http://www.dokterbisnis.net/2010/04/26/cara-mendatangkan-calon-konsumen-dengan-penawaran-harga-gelap-saja/